Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Pasangan sejoli yang tengah mabuk asmara tak kuat menahan hasrat birahinya. Bahkan, mereka berdua yang terbilang masih berumur belasan tahun nekat berbuat mesum di salah satu WC SPBU Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Sayangnya, tindakan asusila mereka kandas lantaran kepergok oleh petugas hingga mereka langsung digiring dan diamankan oleh Kepolisian.
Berdasarkan informasi, remaja laki-laki tersebut berinisial RN (18) yang merupakan warga Dusun Cimentek, Desa Sindangasih, Kecamatan Banjarsari. Sedangkan remaja putri yang berinisial AN (16), merupakan warga Dusun Wanasari, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.
Iit, petugas SPBU Kertahayu, mengatakan, awal mula kejadian tersebut sekitar pukul 21.00 WIB kedua pasangan ini datang ke SPBU dan langsung menuju WC umum.
“Penjaga WC mengadu ke kita dengan adanya pasangan remaja yang masuk ke WC secara bersamaan. Setelah berembug, kita melakukan pengintaian dan terpaksa kita menggedor pintu tersebut lantaran di dalam WC sudah cukup lama,” jelas Iit kepada HR Online, Jum’at (07/12/2018).
Pada saat dimintai keterangan, lanjut Iit, kedua remaja ini tampak begitu panik. Bahkan, warga yang tahu kejadian tersebut tersulut emosinya. Beruntung saja, saat warga semakin ramai Polisi datang ke lokasi kejadian hingga akhirnya kedua remaja ini langsung dibawa ke Mapolsek Pamarican.
Baca Juga: Dua Remaja Ciamis Ini ‘Ngamar’ di WC SPBU, Polisi Panggil Orang Tua
“Kami belum berbuat apa-apa. Tadi pas kami di dalam kamar mandi, tiba-tiba pintu sudah digedor dari luar, tentu saja kami takut. Sumpah kami belum berbuat apa-apa tadi,” aku RN di hadapan petugas.
RN berkilah, jika sebelum kejadian tersebut dirinya bermaksud mengantar teman perempuannya itu ke Pamarican untuk mengantarkan buku. Namun, sepulang dari Pamarican, ia kebelet buang air dan akhirnya masuk ke WC SPBU. “Eh kejadiannya malah begini,” terangnya RN.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pamarican, Aiptu Agus Purwanto, membenarkan adanya sepasang sejoli usia remaja yang diamankan dari SPBU Kertahayu, karena diduga melakukan perbuatan asusila di dalam kamar mandi.
“Kebetulan tadi kami tengah melakukan patroli malam. Dan saat melintasi di depan SPBU, terlihat ada kerumunan massa. Setelah dihampiri, ternyata ada kejadian yang melibatkan kedua remaja ini,” ujarnya.
Untuk menghindari amukan massa, lanjut Agus, pihaknya kemudian mengamankan kedua remaja tersebut. Selain itu,kata dia, pihaknya melakukan pembinaan agar keduanya tidak melakukan perbuatan serupa di kemudian hari.
“Saat keduanya diperiksa, ternyata tidak membawa identitas apa-apa. Bahkan, saat diminta alamat rumahnya pun bilang tidak tahu. Tetapi, setelah diberikan pengertian agar memberikan keterangan yang jelas, akhirnya keduanya menyebutkan alamat rumah serta nama orangtuanya,” ujarnya.
Kedua orangtua remaja tersebut, lanjut Agus, akan dipanggil untuk menjemput anaknya. Menurutnya, langkah itu dilakukan agar orangtuanya mengetahui permasalahan yang mendera anaknya. Sehingga orangtuanya dapat memberikan pembinaan kepada anaknya masing-masing. (Suherman/R6/HR-Online)