Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Setelah dipastikan pada musim depan naik kasta ke kompetisi Liga 2, manajemen PSGC Ciamis tampaknya mulai mempersiapkan diri. Perombakan pemain pun jadi prioritas utama. Rencananya, manajemen akan memboyong tiga pemain naturalisasi untuk mengisi skuad PSGC Ciamis tampil di kompetisi Liga 2 musim depan.
Seperti diketahui, pada regulasi kompetisi Liga 2 tidak diberlakukan batasan umur pemain. Tidak seperti Liga 3 yang membatasi pemain harus berumur di bawah 23 tahun. Namun begitu, tim yang tampil di Liga 2 tidak boleh merekrut pemain asing. Salah satu alternatif untuk memboyong pemain asing ke klub Liga 2, yakni merekrut pemain naturalisasi atau pemain asing yang sudah pindah kewarganegaraan menjadi warga negara Indonesia.
Klub sepakbola profesional yang tampil di kompetisi Liga 1 dan Liga 2, banyak yang dihuni pemain naturalisasi. Terlebih, pada akhir musim ini, dikabarkan lebih dari 5 pemain asing sedang mengurus pindah kewarganegaraan menjadi WNI demi lebel pemain naturalisasi. Dengan begitu, daftar pemain naturalisasi yang tampil di kompetisi sepakbola Indonesia akan semakin banyak dan peluang PSGC untuk memboyong pemain lokal rasa import itu peluangnya semakin besar.
Manajer PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, saat ditemui usai laga PSGC kontra PSCS, di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (22/12/2018), membenarkan terkait rencana manajemen yang ingin memboyong tiga pemain naturalisasi untuk mengisi skuad PSGC Ciamis di Liga 2 musim depan. Namun begitu, lanjut dia, pihaknya belum melakukan pendekatan ke tiga pemain tersebut.
“Setelah kompetisi Liga 3 berakhir, kami secepatnya akan melakukan komunikasi dengan pemain-pemain tersebut. Kami sangat berharap skuad PSGC di Liga 2 musim depan bisa diisi 3 pemain naturalisasi dan pemain lokal berkualitas lainnya,” ujar Bupati Ciamis terpilih ini.
Ketika ditanya siapa saja pemain naturalisasi dan pemain lokal yang tengah dibidik manajemen PSGC, Herdiat belum mau membocorkan secara rinci. Hanya saja, dia menyebutkan bahwa pemain naturalisasi yang tengah dibidik manajemen salah satu satunya adalah Chrisrtian Gonzales, pemain kelahiran Uruguay yang pada musim ini berkostum PSS Sleman.
“Pemain naturalisasi yang paling kami incar adalah Gonzales. Tapi kami baru mau melangkah untuk berkomunikasi dengan pemain-pemain incaran tersebut. Mudah-mudahan proses negoisasinya berjalan lancar dan bisa bergabung dengan PSGC, ” ungkapnya.
Herdiat mengatakan, selain menambah kekuatan skuad PSGC tampil di Liga 2, alasan memboyong pemain naturalisasi pun bertujuan untuk menyedot animo penonton agar banyak yang datang mendukung PSGC ke stadion. Karena, menurutnya, tak bisa dipungkuri bahwa saat ini sepakbola sudah menjadi industri hiburan masyarakat. Dan komposisi pemain serta prestasi tim sangat berpengaruh dalam menarik animo masyarakat untuk mendukung langsung ke stadion.
“Klub lawan yang akan dihadapi PSGC di Liga 2 tentunya akan berbeda dengan klub di Liga 3. Seperti kita ketahui, klub-klub yang tampil di Liga 2 banyak dihuni pemain-pemain berkualitas dan diantaranya banyak juga mantan pemain Timnas. Artinya, kita juga harus mempersiapkan komposisi pemain yang sama berkualitas. Hal itu agar PSGC bisa kembali berprestasi di Liga 2 dan mudah-mudahan bisa promosi ke Liga 1 di musim depan,” ungkapnya.
Herdiat juga mengajak masyarakat Kabupaten Ciamis untuk terus memberikan dukungan kepada PSGC, terutama saat bertanding di lapangan. “Kompetisi Liga 2 tentunya akan semakin semarak dan menarik untuk ditonton. Karenanya, kami mengajak seluruh masyarakat Ciamis untuk memenuhi stadion setiap PSGC berlaga,” pungkasnya. (Fahmi/R2/HR-Online)