Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Operator Pusdalops Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Daerah (DPKPBD) Kabupaten Pangandaran, Awal, menegaskan, tidak merasakan ada getaran gempa di Pangandaran pada Minggu (09/12/2018) pukul 09.50 WIB. Begitupun tidak ada warga di wilayah Kabupaten Pangandaran yang melaporkan terjadinya gempa atau ada kerusakan yang disebabkannya.
Namun begitu, Pusdalops mengaku sudah mendapat pemberitahuan dari BMKG terkait laporan gempat tersebut. “Memang selang 5 menit dari terjadinya gempa kami mendapat laporan dari BMKG. Kami juga terkejut saat menerima laporan tersebut. Karena kami yang berada di Pangandaran tidak merasakan adanya getaran gempa,” ujar Awal, saat dihubungi HR Online, Minggu (09/12/2018).
Menurut Awal, apabila melihat laporan dari BMKG, pusat gempa tersebut berada di 160 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran. Dengan begitu, kata dia, wajar apabila getaran gempa tidak terasa, karena posisi titik gempanya cukup jauh dari daratan.
“Mungkin karena titik gempanya berada di laut lepas yang jaraknya cukup jauh dari daratan, membuat getarannya tidak terasa ke wilayah daratan Pangandaran,” ujarnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa telah terjadi gempa bumi berkekuatan 5,0 skala richter (SR) pada Minggu (09/12/2018) pukul 09.50 WIB dengan episentrum terletak di koordinat 9,21, 108.48 BT, tepatnya di 160 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran Jabar dengan kedalaman 10 Km. BMKG menyebut gempa ini tidak berpotensi tsunami. (R2/HR-Online)