Berita Ciamis,- (harapanrakyat.com),- Akibat tergerus arus air sungai Cileumah setelah terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi dalam sepekan ini, jembatan penghubung dua desa antara wilayah Desa Mekarjaya dengan Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dilaporkan amblas. Akibatnya, jembatan tersebut kini tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat lantaran dikhawatirkan ambruk.
Ayi Yuliani, warga sekitar, kepada HR Online, Kamis (06/12/2018), mengungkapkan, amblasnya jembatan tersebut diakibatkan dari hujan deras yang mengguyur pada Rabu (05/12/2018) sore. Saat itu, kata dia, terlihat air sungai meluap hingga meluber ke areal persawahan yang berada di pinggir sungai. Ketika air sungai semakin meluap, tiba-tiba saja tembok jembatan ambruk.
“Saat itu aliran sungai seperti tidak sanggup lagi menampung air yang datangnya begitu deras. Saking arusnya kuat ditambah hujan yang begitu lebat, membuat jembatan tergerus luapan air dan temboknya langsung hancur terbawa air,” ujarnya.
Saat ini, lanjut Ayi, warga sengaja memasang penghalang dengan mengunakan ban dan kayu untuk memberi peringatan kepada pengendara sepeda motor agar berhati-hati saat mellintas di jembatan tersebut.
“Selain itu, warga pun memasang penghalang agar kendaraan roda empat tidak lewat ke jembatan tersebut. Karena bagian bawah jembatan sedikit bergeser akibat tergerus arus sungai. Kalau dilewati mobil atau truk, dikhawatirkan jembatan itu langsung ambruk,” ujarnya.
Ayi berharap pemerintah desa agar segera memperbaiki jembatan penghubung dua desa antara wilayah Desa Mekarjaya dengan Desa Saguling. “Status jalan ini katanya jalan desa. Jadi, pihak yang harus memperbaikinya adalah pemerintahan desa,” pungkasnya. (es/R2/HR-Online)