Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Warga Dusun Sukahurip, Desa Langensari, Kota Banjar, mengeluhkan berbagai kegiatan kejuaran balapan motor yang sering digelar di area Sport Center (SC) Langensari. Pasalnya, suara bising mesin motor masih terdengar atau tak berhenti, kala suara adzan Dhuzur dan Ashar berkumandang.
“Kebisingan suara mesin motor dari arena kejuaraan balapan di SC, acap kali tak memperhatikan, atau menjaga saling toleransi beragama. Kala Adzan Dzuhur maupun Ashar berkumandang, balapan tetap berlangsung,” ungkap salah seorang warga sekitar Sport Center Langensari, H.Nuryanto, kepada Koran HR, pekan lalu.
Mestinya, panitia atau komponen terkait memahami dan melarang, untuk memintanya berhenti sejenak, sebagai bentuk menghargai warga sekitar yang sedang menjalani ibadah shalat dzuhur atau ashar di Mesjid.
“Di sekitar SC ini terdapat pemukiman padat penduduk dan tentunya terdapat tempat ibadah agama islam (mesjid.red). Terlebih tak jauh dari SC, terdapat pesantren yayasan As’Sanusiah,” tambah Nuryanto.
Dia menandaskan, pihak warga setempat bukannya menghalang-halangi kegiatan kejuaraan balapan di SC. “Kita senang sering ada keramaian kegiatan, tapi ya kebisingan suara mesin motor dari para pembalap juga diperhatikan waktunya,”.
Untuk itu, warga berharap lembaga atau intansi terkait pemberi izin memperhatikan keinginan warga tersebut, dan bisa menjadi masukan untuk kedepannya.
H.Nuryanto, yang juga Ketua LPM, menyampaikan langsung ke Walikota Banjar, Hj.Ade Uu Sukaesih, saat melakukan Kunker di Dusun Sukahurip, Senin (12/11/2018) lalu. Dia berharap agar berbagai kegiatan di SC terutama acara yang menimbulkan kebisingan dari suara motor itu tak mengganggu warga sekitar.
Ade Uu pun merespon langsung dengan memerintahkan camat untuk memperhatikan pemberian perizinannya. “Jika panitia tak siap di waktu istirahat berhenti, maka tak usah diizinkan kegiatannya,” ucapnya. (Nanks/Koran-HR)