Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kelompok Tani atau Poktan Tunas Mekar Dusun Sindanggalih RT.01/RW.05 Desa Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar, Jawa Barat, keberadaannya terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Hal itu tak lepas komitmen upaya ikut meningkatkan ketahanan pangan daerahnya.
Selain itu, prestasi membanggakan berhasil ditorehkan menjadi juara 1 pelaksana Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) tingkat Jabar 2018, pada pembukaan peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38, di Balai Sabilulungan Soreang-Bandung, Rabu (07/11/2018) lalu.
“Alhamdulillah Poktan terus komitmen ikut meningkatkan ketahanan pangan Kota Banjar, dan berhasil meraih LDPM terbaik se-Jabar 2018,” kata Ketua Poktan Tunas Mekar, Suparman, saat di Balai Riung Poktan, kepada HR, Jumat (09/11/2018).
Apa yang diraih Poktan Tunas Mekar, kata Suparman, selain kebersamaan dan kekompakan yang terjalin diantara pengurus dan anggota, juga atas bimbingan terus menerus dari Pemkot Banjar melalui Dinas Pertanian.
“Terima kasih pada Dinas Pertanian, yang memang selalu dan tak henti membimbing kami. Sehingga bisa sampai meraih prestasi cukup membanggakan. Prestasi yang didapat ini, mampu makin memicu untuk lebih berkembang lagi,” ucap Suparman.
Dia berjanji, LDPM dari Poktan Tunas Mekar akan terus diupayakan penguatannya. Uang pembinaan Rp.10 juta yang didapat dari perlombaan akan digunakan untuk penambahan modal.
“LDPM ini, sebelumnya dapat bantuan PUPM dari Kementerian Pertanian Rp.160 juta. Dimana alokasi Rp.100 juta untuk modal usaha gabah/beras dan Rp.60 juta lagi untuk operasional. Jadi LPDM Poktan Tunas Mekar kini sudah miliki total modal Rp.110 juta,” jelas Suparman.
Sementara itu, di tempat terpisah, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Banjar, Nana Rohanan, mengatakan, tahun 2018 ini Kota Banjar meraih 3 penghargaan Pemprov Jabar
“Tiga penghargaan dalam lomba HPS tingkat Jabar 2018 itu diantaranya, Poktan Tunas Mekar Desa Rejasari menjadi pelaksana LDPM terbaik ke-1, Kades Langensari, Yanti, dapat predikat Pembina Ketahanan Pangan terbaik ke-2, dan KWT Teratai Cibeureum pelaksana kawasan Rumah Pangan Lestari terbaik ke-3,” jelas Nana kepada HR.
Diraihnya tiga penghargaan itu, lanjut Nana, menjadi sebuah kebanggaan bahwa Kota Banjar mampu berkiprah, dan memberikan kontribusi dalam pembangunan ketahanan pangan di provinsi Jabar.
“Semoga bisa jadi motivasi bagi lembaga atau kelompok tani yang lainnya di Kota Banjar, termasuk Dinas akan terus lanjutkan pembinaan,” tukasnya. (Nanks/Koran-HR)