Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sungai Citanduy merupakan salah satu sungai pemisah antara Kabupaten Pangandaran Jawa Barat dengan Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Di sepanjang sungai ini, banyak dimanfaatkan warga untuk mencari nafkah guna memenuhi kebutuhan sehari-hari melalui jasa penyebrangan menggunakan perahu compreng.
Seperti halnya di pelabuhan Santolo, Kecamatan Kalipucang, sejumlah masyarakat mengandalkan kehidupannya dari jasa penyebrangan. Sayangnya, warga saat ini semakin berkurang yang menggunakan jasa perahu tersebut.
“Sekarang sepi, tidak kaya dulu lagi. Makanya saya kadang beroperasi, kadang tidak. Paling jalan ketika ada pemancing yang akan ke laut di Majingklak dan itu biasanya hari libur. Karena kondisinya seperti ini, saya hanya bisa pasrah, mau bagaimana lagi kan?,” kata Emin, salah satu pemilik perahu, kepada HR Online, Kamis (01/11/2018).
Kusmini, salah satu penumpang perahu compreng, mengatakan, dirinya mengaku menggunakan perahu compreng untuk menyebrang ke Kampung Laut, Cilacap. Dirinya pun menggunakan jasa tersebut hanya satu minggu sekali untuk membeli barang-barang dagangan warungnya di rumah.
“Tarif naik compreng ke Kampung Laut dari Kalipucang hanya Rp 15 ribu, begitu juga sebaliknya. Saya langganan naik ini karena tak ada lagi alternatif transportasi untuk bisa ke daerah lain,” pungkasnya. (Ntang/R6/HR-Online)