Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Melalui kegiatan senam massal, Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Banjar, Jawa Barat, mensosialisasikan mengenai pajak kepada masyarakat.
Kegiatan yang digelar Minggu pagi tadi (11/11/2108), di halaman parkir Banjar Water Park (BWP) itu diikuti sekitar 2.000 orang, dan dihadiri oleh Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih.
Kepala BPPKAD Kota Banjar, Nur Sa’adah, mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sebagai alat informasi untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat agar ta’at pajak.
“Tujuan dari sosialisasi ini supaya masyarakat mengetahui dan memahami apa itu pajak dan manfaat pajak,” terangnya, kepada sejumlah awak media.
Dia juga menyebutkan, hingga bulan Oktober 2018, untuk pajak sudah mencapai 87 persen, sedangkan untuk retribusi baru mencapai 67 persen, dari target pajak dan retribusi tahun ini sebesar Rp.131 miliar.
“Alhamdulillah, untuk target pajak insya Allah bisa tercapai, namun untuk target retribusi belum tercapai,” imbuhnya.
Nur Sa’adah berharap, sosialisasi pajak yang dilakukan melalui senam massal ini dapat menumbuhkan kesadaran dari masyarakat untuk selalu ta’at membayar pajak.
Dirinya juga yakin bahwa masyarakat Banjar bukan tidak mau membayar pajak, tapi karena mereka belum tahu. Oleh karena itu, BPPKAD mensosialisasikannya, sekaligus mendorong masyarakat untuk ta’at membayar pajak.
Dalam kesempatan itu, Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, juga mengajak masyarakat untuk membayar pajak, karena orang bijak selalu ta’at pajak.
Sementara itu, koordinator senam massal Santosa Obix, Edi Susanto, mengatakan, senam missal sengaja digelar untuk menarik massa dalam kegiatan sosialisasi pajak dan retribusi.
“Selain untuk menarik massa, senam massal ini juga penting bagi kesehatan,” kata Edi Susanto, yang juga seorang musisi senior Kota Banjar, kepada HR Online, di sela-sela acara.
Dalam senam massal tersebut, panitia menyediakan sejumlah doorprize menarik dengan hadiah utama berupa lemari es. Doorprize diberikan melalui kupon undian yang sebelumnya dibagikan kepada masyarakat secara gratis sebanyak 2.000 kupon. (Hermanto/R3/HR-Online)