Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi masuknya musim hujan tahun 2018. Hal itu terungkap saat BPBD Ciamis menggelar kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana berbasis masyarakat di Aula Desa Sindangsari, Cikoneng, Selasa (30/10/2018).
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Ciamis, H. Mardiana, S.Sos.,MM, ketika ditemui Koran HR, Selasa (30/10/2018), menuturkan, masyarakat harus mengetahui tentang bahaya serta potensi bencana alam yang terjadi pada musim penghujan.
Mardiana menjelaskan, Kabupaten Ciamis merupakan wilayah yang termasuk dalam kategori rawan bencana. Di tingkat nasional, Kabupaten Ciamis masuk peringkat ke 16 daerah rawan bencana. Sedangkan di Jawa Barat, berada di peringkat ke 5 rawan bencana.
“Kami harap, setelah sosialisasi ini, masyarakat mengetahui, memahami dan meningkatkan kewaspadaan, saat menemukan gejala-gejalan bencana. Kordinasikan segera dengan pemerintah desa setempat dan BPBD,” katanya.
Pada kesempatan itu, Mardiana menambahkan, kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana berbasis masyarakat tersebut akan terus dilakukan, secara bertahap dan rutin, ke semua desa di Kabupaten Ciamis.
Sementara itu, Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (F-PRB) Kabupaten Ciamis, Ade Deni, ketika ditemui Koran HR, Selasa (30/10/2018), meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan di musim penghujan nanti.
“Sekarang masuk musim penghujan. Potensi bencana alam yang terjadi adalah banjir dan longsor. Masyarakat harus lebih menyayangi alam dengan cara menanam pohon untuk menampung resapan air. Jangan sampai menebang pohon sembarangan agar tidak terjadi musibah longsor maupun Banjir,” katanya. (Fahmi/Koran HR)