Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto, menargetkan pasangan Calon Presiden- Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi) -KH. Ma’ruf Amin, mendulang suara hingga 70 persen di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Menurutnya, selain Pangandaran sebagai lumbung suara PDIP, juga kebijakan pemerintahan Jokowi banyak yang berpihak pada kepentingan rakyat kecil, khususnya nelayan.
“Kalau untuk Pileg, kami menargetkan 50 persen suara untuk kursi di DPRD kabupaten, DPRD provinsi dan DPR RI. Target itu tentunya sangat realistis. Karena Pangandaran sebagai basis kuat PDIP di Jawa Barat,” ujarnya saat memberikan sambutan di hadapan nelayan dan warga Pangandaran, Minggu (25/11/2018).
Selain itu, lanjut Hasto, keberadaan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, yang merupakan putra daerah Pangandaran, diyakininya akan mendongkrak suara Jokowi- Ma’ruf Amin dan PDIP.
“Ibu Susi akan menjadi nilai tambah dalam mendongkrak perolehan suara di Pangandaran. Seperti semua orang ketahui bahwa Ibu Susi banyak menoreh keberhasilan selama menjabat sebagai menteri, diantaranya mampu mengoptimalkan penghasilan sumber daya laut dan memberantas pencurian ikan di laut Indonesia,” ungkapnnya.
Di tempat yang sama, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Pangandaran, menyatakan kesiapannya memenangkan pasangan calon Presiden -Wakil Presiden Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang.
“Jumlah nelayan di Kabupaten Pangandaran sekitar 22 ribu Kepala Keluarga (KK) dan siap memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin,” ujar politisi senior PDIP yang kini menjabat Bupati Pangandaran ini.
Jeje mengatakan, kebijakan Presiden Jokowi sudah banyak dirasakan oleh nelayan dan warga Pangandaran secara umum. Seperti yang dirasakan nelayan, lanjut Jeje, program pemerintahan Jokowi yang konsen dalam mengoptimalkan sumber daya laut sudah mulai terasa manfaatnya. Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir ini hasil tangkapan ikan nelayan meningkatkan yang semula 12 juta ton menjadi 16 juta ton.
Selain itu, tambah Jeje, program asuransi untuk nelayan yang digulirkan Jokowi pun sangat terasa manfaatnya. “Nelayan yang meninggal saat melaut atau mengalami kecelakaan kini mendapat bantuan dari program asuransi. Dan manfaatnya sangat terasa oleh para nelayan. Dengan perhatian tersebut, maka para nelayan akan mendukung sepenuhnya dalam pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres tahun 2019 mendatang,” pungkasnya. (Ceng2/R2/HR-Online)