Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranDari 72 Penderita HIV/AIDS di Pangandaran, Hanya 34 Orang yang Jangkau Layanan...

Dari 72 Penderita HIV/AIDS di Pangandaran, Hanya 34 Orang yang Jangkau Layanan ARV

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Yayasan Matahati Jawa Barat mencatat hanya ada 34 orang dari 72 orang penderita HIV Pangandaran, yang aktif dan menjangkau layanan trapy antiretroviral (ARV). Sementara 38 orang sisanya pindah domisili ke luar Kabupaten Pangandaran dan sebagian ada yang sudah meninggal dunia.

Ketua Yayasan Matahati Jawa Barat, Agus Abdullah, mengatakan, meski jumlah 72 orang penderita HIV/AIDS di Pangandaran masih terbilang sedikit apabila dibanding dengan daerah lain di Jawa Barat, namun jangan dianggap kecil.

Karena kasus HIV/AIDS ini ibarat penomena gunung es yang mana tampak sedikit di permukaan, tetapi sebenarnya banyak yang belum ditemukan.

“Teori gunung es yang dirumuskan oleh WHO ini mengibaratkan bahwa 1 penderita HIV/AIDS bisa menularkan ke 100 orang secara berantai. Misalkan, si A menularkan ke si B. Kemudian si B kembali menularkan ke si C dan seterusnya secara berantai hingga ke 100 orang. Artinya, meski jumlahnya kurang dari 100 penderita, namun kita harus tetap waspada,” ujarnya, Kamis (29/11/2018).

Menurut Agus, apabila di Kabupaten Pangandaran terdapat 72 penderita HIV/AIDS, kalau memakai rumus WHO yang dikalikan 100, berarti jumlahnya sebanyak 72.000 orang.

“Jika sudah dikalikan 100, kemudian dikurangi lagi 72 orang, berarti jumlahnya sebanyak 7.128 orang. Dan orang sebanyak itu diumpamakan berpotensi tertular. Meski ada yang sudah tertular, namun belum terdeteksi,”katanya.

Memutus Mata Rantai HIV/AIDS di Pangandaran

Namun begitu, lanjut Agus, teori gunung es tersebut masih bisa diminimalisir dengan cara memutus mata rantai penularan.

Baca Juga : Unpad Pangandaran Dorong Pemerintah Segera Terbitkan Perda HIV/AIDS

“Caranya, beri kesadaran kepada masyarakat agar menghindari prilaku beresiko, terutama di komunitas kunci. Selain itu, berikan pembinaan dan pendampingan kepada mereka yang sudah tertular agar tidak menularkan kepada orang lain,” ujarnya.

Untuk memutus mata rantai penularan, lanjut Agus, perlu terlibat semua pihak dalam upaya tersebut. Karena memberikan kesadaran kepada masyarakat bukan perkara mudah.

“Untuk di Kabupaten Pangandaran sudah terbit Peraturan Bupati Nomor 40/2018 tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Dengan adanya kebijakan ini diharapkan dapat menggerakan semua komponen untuk bersama-sama konsen dalam penanggulangan HIV/AIDS,” ujarnya.

Menurut Agus, kasus HIV/AIDS tidak mungkin hilang atau dihilangkan. Namun begitu, masih bisa diminimalisir penularannya apabila semua masyarakat paham dan sadar untuk tidak berperilaku yang beresiko.

“Untuk membuat masyakarat paham dan sadar mengenai bahaya penularan HIV/AIDS, butuh peran semua pihak, mulai dari pemerintah, pemuka agama, guru di sekolah dan orang-orang di lingkungan keluarga serta lingkungan sosial,” ujarnya. (Ceng2/R2/HR-Online)

Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...
Perahu Wisata Terbalik

Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

harapanrakyat.com,- Sebuah perahu wisata terbalik di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Perahu yang mengangkut sembilan wisatawan asal Karawang itu terbalik saat melintas di perairan...
Pelaku Curas

Empat Pelaku Curas terhadap Pria Disabilitas di Sumedang Berhasil Ditangkap

harapanrakyat.com,- Empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap seorang pria disabilitas berinisial AK (26) di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Uniknya,...