Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai wajar keputusan Bupati Indaramayu, Anna Sophanah, yang juga kader Partai Golkar, mengundurkan diri dari jabatannya. Karena keputusan itu diambil setelah Anna memilih ingin fokus mengurus keluarganya.
“Yang pasti kita harus menghormati keputusan beliau. Dan saya pun sebagai Ketua DPD Partai Golkar sudah menerima pemberitahuan dari yang bersangkutan. Karena bagaimana pun Ibu Anna sebagai salah satu bagian dari keluarga besar Partai Golkar,” katanya, usai menghadiri acara temu kader dan Caleg Partai Golkar Dapil 10 di Gedung Golkar Ciamis, Kamis (08/11/2018).
Dedi pun memastikan bahwa Bupati Indramayu mengundurkan diri jabatannya bukan dari permasalahan lain, tetapi murni ingin fokus mengurus keluarganya. “Beliau bilang ingin konsentrasi mengurus keluarga, terutama suaminya Pak Yance. Jadi, alasannya cuma itu saja, tidak ada yang lain,” ujarnya.
Menurut Dedi, meski Anna mundur dari jabatannya, namun tidak lantas lepas pengabadiannya terhadap masyarakat. Bahkan, wakil bupatinya yang juga kader Partai Golkar, memberikan semangat dan sekaligus meminta kepada Anna untuk tetap memberikan kontribusi untuk kemajuan pembangunan Indramayu.
“Meski tidak menjabat sebagai bupati, tetapi Ibu Anna masih bisa bersama-sama membangun Indramayu. Sebab membangun itu tidak meski harus menjadi bupati saja. Setelah tidak menjabat sebagai bupati pun bisa ikut memberikan masukan dan pemikiran,” ujarnya.
Dedi juga mengatakan pasca Bupati Indramayu mengundurkan diri dari jabatannya tidak mengganggu soliditas Partai Golkar di daerah tersebut. Karena kaderisasi kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Indramayu sudah berjalan baik. “Jadi, tidak akan memberikan pengaruh apapun terhadap Partai Golkar. Insyaallah Partai Golkar di Indramayu tetap menjadi pemenang Pemilu,” pungkasnya. (es/R2/HR-Online)