Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Sebanyak 143 formasi dari total 205 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Ciamis tidak terisi alias kosong. Hal itu terungkap setelah hanya 62 orang peserta CPNS di Ciamis yang dinyatakan lolos dalam seleksi komputer dasar (SKD) berbasis computer assited tes (CAT) yang baru-baru ini dilaksanakan.
Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis, Ai Rusli Suargli, ketika ditemui Koran HR, Selasa (06/11/2018), membenarkan hal itu.
Ai Rusli menyebutkan, peserta yang lolos administrasi pada CPNS 2018 mencapai 2.148 orang. Setelah mengikuti SKD, hanya 62 orang atau sekitar 25 persen dari jumlah formasi CPNS yang dinyatakan lulus memenuhi passing grade (ambang batas).
“Masih ada sekitar 75 persen formasi (CPNS) yang tak terisi alias kosong,” katanya.
Kepada Koran HR, Ai Rusli mengungkapkan, 62 peserta tersebut diantaranya untuk formasi guru, tenaga kesehatan, formasi disabilitas 1 orang, 4 cumlaude, 18 tenaga honorer dan formasi umum 39 orang.
“75 persen atau sekitar 143 formasi kosong karena banyak peserta (nilainya) tidak memenuhi passing grade,” katanya.
Ai Rusli menambahkan, ketentuan passing grade dala SKD diatur melalui Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018. Passing grade itu diantaranya untuk jalur umum, nilai Tes Kepribadian (TKP) minimal 143, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) minimal 75, dan Tes Intelegensia Umum (TIU) minimal 80.
“Dalam SKD, peserta harus menyelesaikan 100 soal. Terdiri atas soal Tes Wawasan Kebangsaan (TKW) 35 nomor, soal Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 nomor dan soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) berjumlah 35 nomor,” katanya.
Pada kesempatan itu, Ai Rusli menyampaikan, pihaknya belum bisa memberikan jawaban terkait 143 formasi yang kosong tersebut. Pihaknya akan menunggu ketentuan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
“Apakah nantinya ada kebijakan baru dari BKN dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia (Menpan) atau tidak, kita lihat saja. Kita lihat lagi apakah passing grade-nya akan diturunkan atau ada sistem rangking, ataukah mungkin akan dibuka tes kembali, kita lihat aja nanti,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Pegawai BKPSDM Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyad, AKS.,MM, mengimbau pelamar CPNS di Ciamis untuk terus optimis dan mempersiapkannya lagi secara matang.
“Kedepan, kalau ada tes CPNS lagi, bisa lebih matang mempersiapkan diri,” katanya. (Heri/Koran-HR)