Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Polres Ciamis menggelar deklarasi damai menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada 18 November 2018 mendatang.
Deklarasi damai tersebut diikuti oleh unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), seluruh calon Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan panitia pelaksana Pilkades.
Kapolres Ciamis, AKBP. Bismo Teguh Prakoso, SH.,S.IK.,M.Si, melalui Kapolsek Pamarican, AKP. Subagja, S.Ip, ketika ditemui Koran HR, Selasa (23/10/2018), mengatakan, deklarasi damai tersebut merupakan upaya kepolisian yang bertujuan untuk memberikan arahan kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pikades serentak.
“Mohon maaf, tadinya kegiatan ini akan dihadiri oleh Kapolres Ciamis. Namun beliau sekarang ada halangan, mudah-mudahan kedepannya beliau bisa hadir dan bersilaturahmi dengan semua calon kades,” katanya.
Subagja menuturkan, kegiatan deklarasi damai tersebut juga dilaksanakan untuk menjalin silaturahmi dengan semua para pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pikades. Pihaknya mengimbau agar para calon Kades saling introspeksi diri.
“Mereka harus benar-benar ikhlas dalam mengikuti perhelatan ini. Karena dalam kompetisi seperti ini, pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Jadi siapapun nanti yang menang atau pun kalah, kami berharap bisa dan mampu menahan diri. Jangan sampai menimbulkan hal-hal yang membuat gaduh dan kisruh serta membuat suasana jadi tidak kondusif,” katanya.
Lebih lanjut, Subagja meminta semua Calon Kades tidak saling menjelekan satu sama lainnya, atau membuat isu serta fitnah yang menimbulkan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.
“Terutama untuk wilayah Desa Kertahayu, karena calonnya paling banyak, jadi sangat riskan terjadinya manuver-manuver yang menimbulkan konflik. Selain itu, Desa Mekarmulya juga harus benar-benar diperhatikan panitia. Karena hanya ada dua calon, yang terdiri dari pasangan suami istri. Kita berharap, panitia lebih meningkatkan lagi sosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat meyalurkan aspirasinya, dan tidak golput,” terangnya.
Camat Pamarican, Drs. Yogi Ginanjar, ketika ditemui Koran HR, Selasa (23/10/2018), mengatakan, untuk pelaksanaan Pilkades serentak mendatang pihaknya akan terus intens memberikan pembinaan kepada para panitia.
“Di Pamarican ini ada tiga desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak. Yaitu Desa Kertahayu, Sidamulih dan Mekarmulya. Di Kertahayu ada lima calon, di Sidamulih ada tiga calon, dan di Mekarmulya ada dua calon,” katanya.
Pilkades serentak kali ini, kata Yogi, mekanismenya tentu berbeda dengan Pilkades sebelumnya. Dulu, pelaksanaan pemungutan suara Pilkades dilaksanakan di satu titik TPS. Kalau sekarang, ada beberapa TPS di setiap desanya, disesuaikan dengan jumlah pemilih.
“Untuk pelaksanaan nanti, insyaallah ada sekitar 11 TPS di tiga desa,” katanya.
Dari pantaraun Koran HR, pada kegiatan deklarasi damai tersebut, para Calon Kades membacakan sumpah secara bersama-sama. Ada lima perjanjian yang dibacakan dalam sumpah atau deklarasi damai tersebut. Setelag itu, semua Calon Kades, Muspika serta Ketua Panitia dan bpd menandatangani ikrar deklarasi dalam sebuah berita acara. (Suherman/Koran HR)