Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita PangandaranHasil Tangkapan Ikan Menurun, Nelayan Jaring Arad di Pangandaran Mengeluh

Hasil Tangkapan Ikan Menurun, Nelayan Jaring Arad di Pangandaran Mengeluh

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sebagian nelayan Pangandaran yang menggunakan jaring arad dalam menangkap ikan mengeluhkan semakin langkanya hasil tangkapan ikan di laut, baik di Pantai Barat maupun di Pantai Timur Pangandaran. Para nelayan jaring arad pun kebingungan untuk menutup operasional aktivitas mereka.

Ratim, salah satu pemilik jaring arad, mengatakan, dirinya sudah beberapa kali menebar jaring arad dari bibir laut ke tengah laut. Biasanya, kata ia, dalam sekali menebar jaring bisa mendapatkan cukup banyak ikan, namun kali ini ia bersama nelayan lain hanya mendapatkan beberapa kilo ikan saja.

“Ini sudah dua kali tebar jaring hanya dapat ikan layur 3 kilogram, ikan teri 5 kilogram, cumi 1 kilogram. Sisanya ada ikan kakapasan dan pepetek. Biasanya dua kali tebar bisa dapat benyak, ini malah sedikit. Jadi para nelayan jaring arad sekarang sebagian lagi bingung,” kata ia kepada HR Online, Jum’at (19/10/2018).

Ratim menambahkan, bahwa dalam sehari dirinya bersama nelayan yang lain bisa menebar jaring ke laut bisa sampai 8 kali tebar. Namun, akhir-akhir ini penebaran jaring hanya untuk menutup modal operasional menangkap ikan.

“Dapat ikannya paling buat ganti bensin, makan sama rokok saja buat yang bantu menarik jaring. Kalau buat ongkos lelahnya tidak kebagian. Biasanya, dalam penarikan jaring arad ini melibatkan 15 orang yang mana panjang jaringnya mulai dari 100 hingga 300 meter. Karena yang narik banyak dan hasilnya sedikit kita cukup kelimpungan,” imbuhnya.

Sementara itu, Topik, salah satu kuli penarik jaring arad, mengatakan, dirinya sengaja memilih menjadi kuli jaring arad lantaran saat ini menyadap nira cukup sulit karena sedang musim kemarau yang cukup panjang. Namun, karena upah menarik jaring arad saat ini sedang sedikit, yakni sekitar Rp 30 ribu tiap harinya, ia pun mengaku tak bisa berbuat banyak.

“Penghasilan dari tangkapan ikan di laut memang tidak bisa diprediksi. Kadang kalau lagi bagus hasilnya, kuli saja bisa dapat uang mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta perorang. Hitungannya itu hasil bagi dua dengan pemilik jaring dan para kuli. Karena sekarang sedikit, ya mau bagaimana lagi, kita pasrah saja,” pungkasnya. (Ntang/R6/HR-Online)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...