Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Masyarakat pemilih di Desa Rawa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, mengaku bingung menghadapi pesta demokrasi pemilihan anggota legislatif yang digelar tahun 2019 mendatang. Warga beralasan karena jumlah calon yang akan dipilih sangatlah banyak.
Uju (60), warga Lumbung, ketika ditemui Koran HR, Senin (01/10/2018), menuturkan, meski pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan legislatif (Pileg) masih lumayan jauh, tapi sudah banyak calon yang bermunculan untuk meraih dukungan.
Menurut Uju, hal itu terlihat dari banyaknya alat peraga gambar calon yang dipasang di sejumlah tempat strategis. Sebagai pemilih, Uju mengaku bingung menentukan pilihan karena jumlah partai dan juga calon yang terlalu banyak.
Senada dengan itu, Inoh (70), warga Bojongsukamulya, ketika ditemui Koran HR, Senin (01/10/2018), mengaku belum bisa menentukan mana calon yang akan dipilih nanti pada pesta demokrasi Pileg 2019.
“Bagi pemilih tua seperti saya, bisa jadi ada kekeliruan pada saat memilih, lantaran calon yang akan dipilih nanti jumlahnya banyak. Selain itu, faktor (kesehatan) penglihatan juga mempengaruhi. Biasanya, dari pada ribet, malah tidak memilih,” katanya.
Mak Uyu (75), warga Lumbung, ketika dimintai tanggapan, mengaku akan meminta bantuan petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada saat pemilihan nanti. Menurut dia, meski tidak tahu partai dan calon yang akan dipilih, dia tetap ingin menyalurkan hak pilih (politik).
Sementara itu, Maman, tokoh masyarakat Talagasari Kawali, Senin (01/10/2018), menilai, banyaknya jumlah calon anggota legislatif yang akan dipilih di bilik suara nanti mempengaruhi pemilih kalangan lanjut usia.
“Bisa dipastikan, mereka akan bingung saat membuka surat suara dan melihat banyaknya daftar nama partai dan calon,” katanya.
Menurut Maman, selain masalah teknis seperti itu, banyak juga pemilih yang tidak mengetahui rekam jejak (perjalanan) serta program konkrit yang diusung partai dan calon yang akan dipilih. (Dji/Koran HR)