Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariGoa Tak Berujung di Pamarican Ciamis yang Masih Menyimpan Misteri

Goa Tak Berujung di Pamarican Ciamis yang Masih Menyimpan Misteri

Terdapat goa unik di blok Malabar Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Goa ini dikenal dengan sebutan Goa Lalay atau saat ini diberinama Goa Barakallah. Uniknya dari goa ini, yakni lorongnya sangat panjang sekali. Bahkan, jarang ada orang yang berhasil sampai ke ujung goa. Makanya, goa ini sering pula disebut goa tak berujung.

Berdasarkan mitos warga setempat, hanya orang tertentu yang bisa sampai ke ujung goa. Orang tertentu itu yakni orang sholeh yang memiliki amalan agama yang sudah mumpuni. Karena apabila ada orang yang bisa sampai ke ujung goa, konon bisa langsung tembus ke tanah suci Mekkah Arab Saudi melalui pintu jalan gaib.

Mitos itupun sudah dipercayai oleh warga setempat. Maka tak heran di goa ini banyak orang yang sengaja bertapa atau sekedar menggelar doa. Karena konon di goa ini dulunya pernah dijadikan tempat berdoa para wali.

Menurut Suhada (86), warga setempat, goa itu berada di atas tanah miliknya. Keberadaan goa ini memang belum diketahui banyak orang. Karena lokasinya berada di atas bukit yang jaraknya kurang lebih sekitar 15 kilometer dari jalan desa setempat.

“Selain goa ini tidak banyak terekspos, juga karena lokasinya jauh dari permukiman penduduk. Jadi, orang tertentu saja yang datang ke sini,” ujarnya.

Suhada mengatakan, ketika dirinya masih muda, pernah mencoba menjelajah ke ujung lorong goa untuk mengetahui sebarapa panjang lorongnya. Namun, meski sudah berjalan kaki hampir seharian menelusuri lorong goa, ternyata belum sampai ke ujungnya.

“Sampai-sampai waktu itu menghabiskan 9 obor untuk penerang, tetapi belum sampai ke ujung goa. Saya waktu itu kecapaian dan memutuskan untuk tidak melanjutkan penjelajahan ke ujung goa,” katanya.

Tak hanya dirinya, beberapa peziarah dari berbagai daerah pun sama belum pernah ada yang berhasil sampai ke ujung goa. Sampai saat ini, kata dia, misteri ujung goa lalay belum pernah terpecahkan.

“Paling ada cerita legenda dari omongan orangtua jaman dulu. Katanya pernah ada orang sholeh yang berhasili menjelajah sampai ke ujung goa. Dan konon katanya langsung tembus ke tanah suci Mekkah. Tapi itu hanya cerita saja dan secara fakta hari ini belum pernah ada orang yang bisa sampai ke ujung goa,” terangnya.

Menurut cerita pula, kata Suhada, di dalam gua itu konon terdapat tiga pintu keluar. Satu pintu tembus ke salah satu pesantren yang lokasi tidak jauh dari lokasi goa. Sementara dua pintu lainnya tembus ke goa di Pamijahan Tasikmalaya dan pintu di ujung goa tembus ke tanah suci Mekkah.

“Kalau pintu goa yang tembus ke Pesantren Nurul Hidayah itu benar adanya. Karena lokasi pintunya tidak jauh dari mulut goa. Tetapi dua pintu lainnya, yakni yang tembus ke Pamijahan dan Mekkah, itu hanya cerita mitos yang melegenda dan pembuktiannya belum bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Suhada mengatakan, goa tersebut sangat cocok apabila dikembangkan menjadi objek wisata. Karena, menurutnya, di dalam goa terdapat bebatuan unik yang bentuknya menyerupai burung dan ada juga yang bentuknya menyerupai tumpukan gabah.

“Ada pula batu yang bentuknya hampir mirip menyerupai kubah mesjid. Jadi, kalau goa ini dijadikan tempat penelitian atau wisata, sangatlah cocok karena banyak keunikannya,” terangnya.

Sementara itu, salah saorang pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Ustadzah Cici, mengatakan, posisi goa lalay berada di dekat pondok pesantrennya. Dan pihaknya kini tengah berencana akan mengembangkan objek wisata religi dengan memanfaatkan keunikan dan keindahan alam di sekitar pesantren.

“Selain goa, ada juga sumber mata air yang memiliki kandungan PH sampai 8,8. Dan Insyaallah air tersebut bisa menyembuhkan berbagai penyakit,” katanya.

Menurut Cici, berdasarkan hasil penelitian laboratorium, bahwa air di dalam goa tak berujung ini memiliki kandungan sampai 8,8 ph dan dipercaya dapat membantu menurunkan kolestrol, hypertensi dan penyakit lainnya. “Jadi air ini bukan air gaib, tetapi yang diciptakan oleh Allah SWT untuk menyembuhkan berbagai penyakit,” ungkapnya. (Fahmi/Koran HR)

Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...
Perahu Wisata Terbalik

Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

harapanrakyat.com,- Sebuah perahu wisata terbalik di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Perahu yang mengangkut sembilan wisatawan asal Karawang itu terbalik saat melintas di perairan...
Pelaku Curas

Empat Pelaku Curas terhadap Pria Disabilitas di Sumedang Berhasil Ditangkap

harapanrakyat.com,- Empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap seorang pria disabilitas berinisial AK (26) di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Uniknya,...
Hari Jadi Desa Jajawar

Mengintip Keseruan Warga Ngubyag Balong Saat Hari Jadi Desa Jajawar Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Mengintip keseruan masyarakat saat ngubyag balong atau menangkap ikan bersama-sama di empang dalam merayakan Hari Jadi Desa Jajawar ke-19, di Kecamatan Banjar, Kota...
Ratusan Penumpang Berdesakan Naik Bus di Terminal Ciakar Sumedang

Arus Balik Lebaran, Ratusan Penumpang Berdesakan Naik Bus di Terminal Ciakar Sumedang

harapanrakyat.com,- Lima hari pasca Lebaran, penumpang arus balik di Terminal Tipe A Ciakar Sumedang, Jawa Barat, mengalami lonjakan, Sabtu (5/4/2025). Bahkan, ratusan penumpang tampak...
Obyek Wisata Batu Peti

Obyek Wisata Batu Peti Kota Banjar Mulai Diminati Pengunjung Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Momen libur Lebaran 2025, obyek wisata Batu Peti yang berlokasi di Dusun Muktiasih, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, mulai banyak...