Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarTak Direalisasi, Ratusan Guru Honorer di Banjar Akan Mogok Kerja

Tak Direalisasi, Ratusan Guru Honorer di Banjar Akan Mogok Kerja

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Ratusan guru honorer di Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (20/9/2018) turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di Setda Kota Banjar, DPRD Banjar, dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Banjar. Dalam aksi ini, ratusan guru honorer  Banjar menuntut untuk segera dijadikan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ketua 1 PGRI Kota Banjar, Dadang Darul, mengatakan, bahwa aksi ini merupakan aksi menolak adanya tes PNS dari jalur umum. Selain itu, juga sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan honorer di Kabupaten Garut yang dikatakan ‘ilegal’ oleh salah satu pejabat di sana.

“Saya tegaskan bahwa guru honorer atau honorer adalah legal dan bukan ilegal seperti yang dikatakan oleh salah satu pejabat di Garut,” ujarnya.

Ia menambahkan, aksi damai ini juga mendorong kepada Walikota Banjar, Ade Uu Sukaesih agar mendesak Kemenpan RB supaya segera mendatabasekan honorer.

“Pemerintah harus segera mendatabase dan melakukan revisi undang-undang No 5 tahun 2014 pasal 131 A poin 3 A,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Forum Honorer Banjar, Hanasa, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat harus mengangkat PNS dari honorer. Menurutnya, di Kota Banjar jumlah guru honorer mencapai 500 orang lebih dan itu sudah memiliki SK dari Walikota sejak tahun 2013 sampai sekarang.

“Meski sudah ber-SK, namun upah yang kami hanya 150 sampai 250 ribu rupiah, dan ini tidak mencukupi apa-apa. Semoga di tahun anggaran 2019, upah kami bisa setara dengan UMR,” katanya.

Saat melakukan aksi di depan kantor Walikota Banjar di jalan raya Siliwangi, massa diterima oleh Asda II, Agus Eka Sumpena dan kemudian perwakilan pendemo melakukan audensi di salah satu aula Setda dengan beberapa pejabat instansi terkait.

Sayangnya, usai melakukan audensi antara pejabat terkait, mereka harus pulang dengan tangan kosong. Hal ini lantaran tidak adanya titik temu dalam audensi tersebut. Karena tidak puas, mereka pun mengancam akan mogok kerja sampai tuntutannya direalisasi.

“Mulai hari ini sampai seminggu ke depan kami akan mogok kerja hingga ada jawaban pasti dari Walikota,” ujar Hanasa.

Usai melakukan aksi di Setda, ratusan guru honore Banjar pun kemudian menuju ke gedung DPRD Kota Banjar di jalan Tentara Pelajar. Kedatangan para honorer ke kantor DPRD ini diterima oleh beberapa anggota DPRD saja.

Budi Kusmono yang mewakili anggota DPRD Kota Banjar, mengatakan, apa yang menjadi tuntutan honorer menurutnya itu realistis. Ia pun mengaku sangat miris dan prihatin dengan apa yang terjadi terhadap honorer.

“Terkait rencana honorer yang akan melakukan mogok kerja selama seminggu ke depan, itu merupakan aspirasi terakhir meski nantinya dipastikan berdampak pada proses pembelajaran siswa sekolah,” katanya. (Hermanto/R6/HR-Online)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...