Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita CiamisMeski Kotor, Warga Gunakan Air Sungai Cileueur Ciamis

Meski Kotor, Warga Gunakan Air Sungai Cileueur Ciamis

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Warga di kawasan Sungai Cileueur Ciamis terpaksa masih menggunakan genangan air kotor dan hitam untuk mencuci pakaian dan alat dapur sehari-hari. Hal itu terpaksa warga lakukan lantaran mereka masih kesulitan mendapatkan air bersih.

Atang, warga setempat, ketika ditemui Koran HR, Selasa (18/09/2018), membenarkan, banyak warga menggunakan genangan air sungai yang sengaja dibendung untuk kebutuhan mencuci pakaian dan alat dapur.

“Karena kondisi air sungai mengering selama musim kemarau, warga berinisiatif membendung sungai dengan bebatuan, sehingga ada air menggenang untuk mencuci,” ungkapnya.

Diakui Atang, meski kondisi air sungai kotor alias tidak steril, warga tetap menggunakannya. Karena selama kemarau ini, hanya air Sungai Cileueur yang bisa dimanfaatkan warga untuk kebutuhan mencuci pakaian dan alat dapur.

Menurut Atang, air Sungai Cileueur besar biasanya jernih. Tapi karena banyak sampah dari arah hulu sungai, maka kondisi air sungai menjadi kotor. Hal itu terlihat jelas saat air sungai mengalami penyusutan.

Warga yang enggan disebutkan namanya, menuturkan, dirinya lebih memilih air Sungai Cileueur ketimbang air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk kebutuhan mencuci.

“Selagai masih ada air di Sungai Cileueur ini, masih bisa dimanfaatkan untuk mencuci. Airnya tidak terlalu kotor karena kami bersama warga membuat saringan dari batu-batu yang ada di sungai. Air yang tersaring pun jernih dan bisa dipakai mencuci,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, Oman Rohman, ketika ditemui Koran HR, Selasa (18/09/2018), mengimbau warga di sepanjang bantaran Sungai Cileueur Ciamis untuk tidak membuang sampah ke sungai.

“Itu untuk menjaga agar air sungai tetap bersih dan layak digunakan. Karena jika kotor, akibat membuang sampah ke sungai, warga bisa terserang penyakit,” katanya.

Oman menegaskan, air Sungai Cileueur akan tetap kotor seandainya warga di sepanjang bantaran masih membuang sampah ke sungai. Untuk itu, pihaknya mengajak warga untuk menjaga dan melestarikan sumber daya air (sungai) dengan tidak membuang sampah sembarangan. (Es/Koran HR)

Perbedaan Mesin CRF dan Verza, Serupa Tapi Tak Sama

Perbedaan Mesin CRF dan Verza, Serupa Tapi Tak Sama

Perbedaan mesin CRF dan Verza memang menarik untuk kita ulas. Serupa tapi tak sama, itulah gambaran tentang mesin Honda CRF150L dan CB150 Verza. Dari...
Cara Merekam Video Call Telegram Mudah dan Praktis

Cara Merekam Video Call Telegram Mudah dan Praktis

Pada dasarnya, aplikasi Telegram tidak memiliki fitur perekam layar video call. Kendati demikian, pengguna tidak perlu khawatir karena cara merekam video call Telegram tetap...
Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa agar mudah menghafal bisa diamalkan oleh setiap umat muslim. Ada kalanya hafalan terasa sulit dilakukan. Apalagi jika tidak berlandaskan niat sungguh-sungguh dan semangat...
Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Notifikasi Prioritas Apple Intelligence jadi salah satu inovasi terbaru di iPhone. Sebagaimana yang kita tahu, iPhone termasuk ponsel berkelas dan tak pernah berhenti berinovasi....
Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara pasang PP Guard Facebook mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia, namun sayangnya, foto profil...
Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...