Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Fasilitas Ruang Terbuka Publik (RTP) yang dibangun pemerintah daerah di kawasan Perum Kertasari, Kecamatan Ciamis, kini sudah bisa dinikmati dan dimanfaatkan warga untuk kegiatan sehari-hari.
Anto Daryanto, tokoh pemuda Perum Kertasari, ketika ditemui Koran HR, Selasa (18/09/2018), menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis karena sudah merespon usulan warga, membangun fasilitas RTP Kertasari.
“Kami merasa senang karena aspirasi (usulan) warga Kertasari diperhatikan langsung oleh pemerintah. Soalnya selama ini warga sangat mendambakan adanya RTP tersebut,” katanya.
Sebelumnya, kata Anto, warga punya gagasan untuk membangun kawasan ruang terbuka hijau (RTH). Namun, rencana itu urung dilakukan karena anggaran untuk membangunnya pasti sangatlah besar.
“Akhirnya kami meminta bantuan pemerintah untuk merealisasikan keinginan warga. Usulan itu kemudian disampaikan kepada Dinas Perumahan Rakyat Kasawan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis,” katanya.
Kini, Anto menambahkan, warga Perum Kertasari sudah bisa menikmati dan memanfaatkan RTP yang dibangun oleh pemerintah daerah untuk kegiatan sehari-hari, seperti olahraga dan rekreasi.
Ketua RW 12 Perum Kertasari, H. Use Syaid Pasha, ketika ditemui Koran HR, Selasa (18/09/2018), membenarkan, saat ini RTP di kawasan Perum Kertasari sudah dimanfaatkan warga untuk kegiatan berolahraga.
“Keberadaan RTP ini dirasakan sekali manfaatnya oleh warga. Apalagi RTP ini sudah dilengkapi fasilitas lapangan futsal, lapang bola voli dan juga joging trek. Fasilitas itu juga digunakan untuk kegiatan anak-anak sekolah,” katanya.
Menurut Use, penyediaan fasilitas penunjang RTP Perum Kertasari belum sepenuhnya selesai. Fasilitas yang belum tersedia diantaranya penerangan, gazebo dan juga toilet.
Di tempat terpisah, Kepala DPRKPLH, Oman Rohman, ketika ditemui Koran HR, Selasa (18/09/2018), menyebutkan, RTP di kawasan Perum Kertasari sengaja dibangun setelah ada permintaan dari masyarakat.
“Fasilitas RTP Kertasari tersebut dibangun dengan anggaran sekitar Rp. 400 juta, dengan fasilitas lapangan, taman dan joging track. Sedangkan fasilitas penunjang lainnya, mudah-mudahan bisa direalisasikan di tahun 2019,” katanya. (Es/Koran HR)