Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Seorang kakek yang diketahui bernama Karja (65), warga Dusun Cikembulan, Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ditemukan tewas dengan kondisi sekujur tubuhnya terbakar, Sabtu (01/08/2018). Diduga kakek naas ini jatuh pingsan saat terjadi kebakaran di areal kebunnya. Dan saat jatuh pingsan itulah akhirnya si kakek terbakar hingga tubuhnya penuh gosong.
Menurut Ega (34), warga Sidamulih, pada pukul 13.00 WIB, siang tadi, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan kondisi tubuh terbakar. Warga yang tengah mencari rumput yang pertama kali menemukan keberadaan korban.
“Warga menduga sebelum tewas korban berusaha memadamkan api saat semak belukar dan pohon kering yang berada di kebun terbakar. Namun, korban tak kuat dengan kepulan asap yang membuatnya sulit bernafas. Karena usianya sudah lanjut, akhirnya si kakek jatuh pingsan dan kemudian ikut terbakar,”ujarnya.
Korban, kata Ega, pergi ke kebon hanya seorang diri. Akibatnya, tidak ada orang yang menolong ketika si kakek terjebak dalam kepungan si jago merah. “Sebelum korban ditemukan tewas, ada beberapa warga yang bertemu dengan korban saat berjalan pergi ke kebunnya,” ujarnya.
Penyebab terjadinya kebakaran, lanjut Ega, belum diketahui secara pasti. Hanya dugaan sementara sumber api berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan korban. “Warga menduga korban saat itu bersih-bersih di kebunnya dan kemudian melakukan pembakaran sampah. Dari pembakaran sampah kemudian merembet ke semak belukar. Korban mungkin panic dan mencoba memadamkan api,” ungkapnya.
Sementara itu, dokter Puskesmas Pangandaran, Ardian, mengatakan, dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar hingga 90 persen. Luka bakar pada korban terlihat pada kedua tangan, pundak, punggung, paha sampai ke jari kaki. (Ceng/R2/HR-Online)