Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Tidak adanya bak penampung sampah, membuat warga Desa Cibadak yang tinggal di pinggiran sungai, terpaksa harus membuang sampah ke sungai. Meskipun mereka tahu bahwa perbuatannya itu tidak benar.
Hal itulah yang menjadi alasan warga Banjarsari buang sampah ke sungai. Seperti dikatakan Elis, salah seorang warga Dusun Mekarsari, RT.14/04, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kepada HR Online, Sabtu (15/09/2018).
Dia menjelaskan, sudah sejak lama warga di lingkungannya kebingungan untuk membuang sampah rumah tangga. Karena memang tidak ada tempat pembuangan sampah di sekitar lokasi jembatan Pasar Merpati Banjarsari.
“Sebenarnya kami malu saat ada aksi ini, tapi mau bagaimana lagi karena memang tidak ada tempat pembuangan sampah. Jadi, ya terpaksa kami membuangnya ke sungai ini,” terangnya, saat para relawan membagikan kantong plastik besar kepada warga yang tinggal di lokasi tersebut, untuk dijadikan tempat sampah.
Elis juga menyebutkan, bahwa di lingkungannya itu dari dulu belum pernah ada tempat sampah yang di sediakan oleh pemerintah. Begitu pula petugas kebersihan dari dinas terkait juga tidak sampai ke lingkungannya.
“Padahal kami sebagai warga di sini selalu menunggu, bahkan siap jika dipungut biaya bulanan pun,” ungkapnya.
Tidak tersentuh penarikan sampah oleh Dinas Kebersihan tentunya menjadi sebuah alasan yang sangat memprihatinkan. Pasalnya, lokasi tersebut tidak jauh dari pasar, yang mana petugas kebersihan selalu melewatinya dan melihat keadaan di lokasi tersebut.
Alasan warga Banjarsari buang sampah ke sungai tentunya menjadi PR besar bagi pemerintah, terutama Dinas Kebersihan Kabupaten Ciamis. (Suherman/R3/HR-Online)