Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com), – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi mengenai penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kabid Pengadaan Pengembangan Kompetensi dan Informasi BKPSDM Pangandaran, Sofyan Tanjung, ketika ditemui HR Online, Senin (13/08/2018), mengakui minat masyarakat untuk mengikuti rekrutmen CPNS atau ASN memang masih tinggi.
Menurut Sofyan, kondisi masyarakat tersebut acapkali disalahgunakan oleh oknum untuk mencari keuntungan pribadi. Salah satunya dengan cara menyebar formulir pendaftaran palsu melalui internet.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap edaran formulir CPNS atau ASN yang sumbernya tidak jelas,” katanya.
Sofyan menegaskan, sampai saat ini Pemerintah Pusat belum memberikan jawaban terkait formasi CPNS atau ASN yang diajukan Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Dalam usulan itu, Pangandaran mengajukan 650 formasi.
“250 untuk tenaga guru, 200 untuk medis dan 200 untuk tenaga teknis. Informasi terakhir BKN Regional III Bandung, Menpan RB sudah konfirmasi ke Presiden tapi belum ada jawaban,” tandasnya.
Informasi lainnya, kata Sofyan, Mentri Keuangan juga sudah menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan CPNS atau ASN. Sayangnya hal itu terkendala karenaa menunggu jawaban dari Presiden. (Ceng2/R4/HR-Online)