Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Jalan berlubang berdiameter sekitar 50 centimeter di Dusun Sukarahayu, RT.02, RW.07, Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, sepertinya diabaikan begitu saja oleh pemerintah setempat.
Jalan yang sudah cukup lama mengalami kerusakan itu kini masih ditutupi dengan menggunakan batang pohon pisang dan berbagai ranting pohon, serta jerami oleh warga. Kondisi jalan rusak yang terabaikan itu membuat kesal para pengguna jalan dan warga setempat karena sangat berbahaya.
“Ini jalan berlubangnya sudah cukup lama, ada sekitar sebulanan lebih. Akan semakin rusak, jika tak segera diperbaiki. Masa diabaikan saja, bagaimana sikap pemerintah setempat mengetahui hal ini,” kata Asrol, salah seorang warga setempat, kepada Koran HR, beberapa waktu lalu.
Terkait dengan hal itu, Kepala Dusun Sukarahayu, Agus Wartono, membenarkan, bahwa jalan berlubang bila terlalu lama dibiarkan tanpa perbaikan akan semakin membahayakan pengguna jalan. Terlebih saat datang musim penggujan, bukan tidak mungkin lubangnya akan bertambah lebar.
“Ya, alangkah baiknya diperbaiki dulu oleh warga setempat secara swadaya menutupi lubang itu dengan diurug tanah, sebelum diperbaiki oleh pemerintah melalui dinas terkait,” katanya.
Menurut Agus, adanya jalan berlubang di wilayahnya ini sudah dilaporkan kepada Pemerintah Desa Waringinsari, dan sudah ditindaklanjuti oleh BPD dengan melaporkannya ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Banjar. Namun, pihaknya belum tahu jawaban dari DPU atas laporan BPD.
Sementara itu, Riki Rianto, selaku anggota BPD Waringinsari dapil Dusun Sukarahayu, membenarkan bahwa pihaknya sudah melaporkan jalan yang berlubang itu ke DPU, dan minta segera diperbaiki.
“Memang sudah kami laporkan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya dari Dinas PU. Insya Allah nanti kami koordinasi kembali pada pihak Dinas PU,” ujarnya. (Nanks/Koran HR)