Keberadaan notch atau poni pada smartphone kini tengah menjadi sebuah tren. Sejumlah vendor ponsel pintar membuat ponsel dengan takik menjorok pada bagian atas layar demi mengikuti tendensi pasar.
Lalu, siapa jawaranya sebagai ponsel berponi yang paling laku terjual? Dikutip dari Digitimes, Jum’at (03/08/2018), data firma riset Sigmaintell Consulting mengungkap, Huawei memiliki angka penjualan ponsel dengan notch terlaris selama paruh 2018. Vendor smartphone asal China itu berhasil menjual 25,4 juta unit posel bertakik, mengalahkan Apple, Oppo, Vivo serta Xiaomi.
Secara keseluruhan ada sebanyak 86,1 juta unit ponsel berponi yang terjual selama paruh 2018. Itu artinya Huawei mampu menjual lebih dari 25 persen dari total keseluruhan. Sementara Apple sebagai vendor yang paling pertama mengenalkan notch, kini berada di peringkat kedua dengan penjualan 20.7 juta unit hingga pertengahan 2018 ini.
Bila melihat dari jumlah produk yang diusung memang sangat wajar kalau angka penjualan Huawei ada di atas Apple. Karena Huawei didukung sejumlah seri ponsel yang punya notch, ditambah dengan anak usahanya, yaitu brand Honor yang turut menyumbangkan angka penjualan.
Lain halnya dengan Apple yang hingga saat ini hanya memiliki satu ponsel, yakni iPhone X, dan itu pun harganya berada di atas rata-rata. Berbeda dengan Huawei yang punya rentang harga berbeda-beda. Kedua brand tersebut mampu mempertahankan angka penjualan mereka di tengah-tengah pasar smartphone yang semakin menurun.
Berdasarkan catatan Sigmaintell Consulting, jumlah smartphone yang terjual hingga pertengahan 2018 diperkirakan sebanyak 604 juta unit. Jumlah ini turun 3,3 persen dari periode yang sama di tahun 2017.
Pada kuartal II 2018 ini, Huawei juga mampu menorehkan catatan impresif dengan menggeser Apple sebagai vendor dengan jumlah pengapalan smartphone tertinggi ke dua di dunia.
Menurut data Canalys, Huawei berhasil mengapalkan 54 juta unit selama kuartal kedua tahun 2018, berada di belakang Samsung yang menempati peringkat pertama dengan pengapalan sebanyak 73 juta unit. Sementara Apple selama ini berhasil mengapalkan 41 juta unit dan menduduki peringkat ketiga. (Eva/R3/HR-Online)