Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita PangandaranSatu ODHA Anak-anak di Pangandaran Meninggal Dunia

Satu ODHA Anak-anak di Pangandaran Meninggal Dunia

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Seorang Odha (Orang dengan HIV/AIDS) asal Desa Jadikarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran yang berinisial N (6) meninggal dunia di RSUD Kota Banjar sekitar pukul 04.00 WIB, Sabtu (11/08/2018).

Dari informasi yang HR Online himpun, kedua orang tua N sudah terlebih dahulu meninggal akibat HIV/AIDS.

Koordinator Yayasan Matahati wilayah Pangandaran, Agus Abdullah, mengatakan, dengan adanya kejadian tersebut pihaknya akan terus memantau perkembangan satu keluarga Odha tersebut, yang mana semuanya sudah meninggal.

“Ini namanya lost generation atau hilang seluruh keluarganya, baik itu anak, ibu dan bapak semuanya meninggal. Kejadian ini membuktikan bahwa masalah HIV/AIDS adalah persoalan serius yang perlu mendapatkan perhatian,” jelasnya kepada HR Online.

Baca Juga : HIV/AIDS Masuk Populasi Rendah, Yayasan Matahati Pangandaran Desak Perda Terbit

Agus menambahkan, meninggalnya N yang mana tertular dari orang tuanya tersebut menjadi bukti adanya kasus HIV Pangandaran yang perlu menjadi perhatian bersama. ODHA anak berinisial N tertular dari orang tuanya sejak 2 tahun lalu.

“Anak ini pernah terapi bersama orang tuanya di Banjar. Tapi karena jauh dan terkendala biaya, akhirnya mereka putus terapi hingga akhirnya meninggal. Untuk Pangandaran, belum ada layanan terapi buat anak. Makanya dirujuk ke Banjar,” imbuh Agus.

Untuk menghentikan reproduksi HIV/AIDS, lanjut Agus, salah satunya dengan ARV yang mana obat tersebut bekerja cukup efektif. Karena kerusakan kekebalan tubuh dapat ditunda dalam rentang waktu yang cukup lama. Sehingga, orang yang terkena HIV dapat mencegah AIDS.

“Saya berharap ini sebagai perhatian bagi pemerintah untuk segera menerbitkan Perda HIV/Aids sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap HIV/Aids di Pangandaran,” pungkas Agus Abdulah. (Mad/R6/HR-Online)

Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...
Terseret Arus Sungai Cipalu

Pemancing yang Terseret Arus Sungai Cipalu di Tasikmalaya Ditemukan, Begini Kondisinya

harapanrakyat.com,- Ratim (42), pemancing yang terseret arus Sungai Cipalu di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025), akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia, Jumat...
Misteri Girilawungan di Majalengka.

Misteri Girilawungan di Majalengka, Pemakaman Para Tokoh yang Sarat Sejarah

harapanrakyat.com,- Komplek pemakaman Girilawungan, di Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi banyak tokoh Majalengka. Salah satu tokoh yang...
Nelayan Asal Indonesia

Sugiyanto Nelayan Asal Indonesia Jadi Pahlawan Saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan

harapanrakyat.com,- Baru-baru ini nelayan asal Indonesia bernama Sugiyanto menjadi trending topik hingga viral di media sosial. Pasalnya, nelayan tersebut menjadi pahlawan yang paling berjasa...