Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Yonif Raider 323/BP Kostrad, Letnan Kolonel Inf Agust Jovan Latuconsina, melakukan kunjungan ke Kampung Miri, Distrik Jair, Kabupaten Bovendigoel, Papua.
Kunjungan tersebut dalam rangka menggelar truk pustaka yang mana menjadi ikon pendidikan informal. Serta membawa bantuan sarana pendidikan yang sudah siap sejak dari home base di tanah Jawa. Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina didampingi Komandan Kompi C Satgas Lettu Inf Edy Riwanto.
Meski kondisi cuaca mendung dan hujan rintik-rintik, warga dari satu suku Kampung Miri dan Anggai tetap semangat untuk datang ke lokasi kunjungan yang berada di halaman SD Persiapan Kampung Miri. Tak hanya itu, mereka juga rela melintasi Sungai Digoel untuk mencapai lokasi kunjungan.
Kehadiran Dansatgas 323 ini juga langsung disambut tarian adat dari warga asli Suku Mandobo serta nyanyian dari para siswa.
“Selama ini wilayah Kampung Miri dan Anggai sangat jarang tersentuh perhatian dari Satuan Pamtas yang bertugas di wilayah Bovendigoel. Untuk itu saya memerintahkan Danki C Satgas untuk melakukan pembinaan teritorial di wilayah ini. Sekarang saya mau lihat hasilnya,” kata Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina.
Menurutnya, saat rombongan menuju lokasi, dalam perjalanan mengalami beberapa kendala. Yakni jarak tempuh yang cukup jauh dan kondisi jalan yang belum ada pengerasan. Kendati demikian, rombongan tetap bertekad menjangkau lokasi yang jarang tersentuh itu.
Penyambutan Kepala Kampung
Sementara itu, Kepala Kampung Anggai, Gabriel Sinfagi, menyampaikan terima kasih atas bantuan dari para prajurit dari Pamtas RI-PNG Yonif Raider 323/BP Kostrad. Pasalnya, sejak hadirnya para prajurit di wilayah perbatasan selalu membantu masyarakat dalam berbagai bidang, baik pendidikan, kesehatan, sosial maupun keamanan.
“Selama ini Abang Kostrad yang biasa bantu kami, terutama yang dari Pos KM 30 di bawah Komandan Lettu Edy,” katanya.
Pada kesempatan kunjungan Dansatgas tersebut, truk pustaka menjadi perhatian warga yang hadir. Bahkan ketika kegiatan selesai warga terus berdatangan dari pelosok untuk melihat pemutaran film perjuangan. (Muhafid/R6/HR-Online)