Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis berharap manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Galuh Ciamis melakukan evaluasi beban biaya operasional perusahaan.
“Dengan begitu, biaya operasional perusahaan tidak membebani masyarakat, tepatnya melalui kenaikan tarif pembayaran layanan PDAM,” kata Ketua Umum HMI Cabang Ciamis, Hendriawan Firmansyah, Kamis (30/08/2018).
Pada kesempatan itu, Hendri meminta manajemen PDAM Ciamis menunda rencana kenaikan tarif sampai kondisi ekonomi masyarakat Kabupaten Ciamis benar-benar stabil. Menurut dia, kenaikan tarif layanan PDAM sangat riskan dilakukan, apalagi sekarang masyarakat juga terbebani oleh naiknya sembako (sembilan bahan pokok), harga gas dan tarif listrik.
“Biar lebih efisien, manajemen PDAM harus memperbaiki kondisi internal, kalau perlu jumlah karyawan dipangkas dan disesuaikan dengan kebutuhan,” katanya.
Selain itu, sebagai bentuk transparansi (keterbukaan) , Hendri berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis memfasilitasi audit independen terhadap PDAM Ciamis. Dan hasilnya, diumumkan secara terbuka kepada masyarakat.
“Soalnya PDAM juga mendapatkan alokasi penyertaan modal dari uang masyarakat atau APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah),” katanya. (Deni/R4/HR-Online)