Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akhir-akhir ini, berakibat pada terjadinya krisis air bersih di sejumlah wilayah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran, Nana Ruhena, ketika ditemui HR Online, Senin (13/08/2018), membenarkan krisis air bersih yang terjadi di wilayah tersebut.
“Dari hasil pendataan, ada sekitar 6 wilayah desa yang mengalami krisis air bersih,” katanya.
Nana menyebutkan, 6 desa yang mengalami krisis air bersih diantaranya Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Desa Bagolo dan Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang serta Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih.
Menurut Nana, pihaknya sudah melakukan upaya untuk mengantisipasi krisis air bersih, salah satunya dengan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.
“Air bersih yang didistribusikan perhari mencapai 8000 liter, meliputi 1.217 Kepala Keluarga dan 3.254 jiwa,” tambahnya.
Nana pun menghimbau masyarakat agar memanfaatkan air bersih yang secara efektif dan efisien. (Ceng2/R4/HR-Online)