Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Fakultas Ekonomi Universitas Galuh (FE Unigal) Ciamis, Jawa Barat, terus meningkatkan kemampuan para dosen dengan kegiatan lokakarya kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Hal itu dilakukan guna menyesuaikan kebutuhan mahasiswa yang berfokus pada capaian pembelajaran/kompetensi lulusan, perbaikan strategi/metode pembelajaran, dan proses penilaian serta evaluasi pembelajaran.
Dekan FE Unigal Ciamis, Dr. Ati Rosliyati, SE.,MM.,Ak.,CA., ketika ditemui HR Online, Rabu (30/08/2018), membenarkan, bahwa pihaknya menginginkan adanya pembaharuan kurikulum menyesuaikan kebutuhan para mahasiswa.
Kegiatan lokakarya ini berkaitan dengan redesain kurikulum bidang Manajemen dan Akuntansi Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, menuju peningkatan mutu dan kompetensi keluaran.
“Kurikulum perguruan tinggi merupakan seperangkat rencana dan peraturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan,” jelasnya.
Lanjut Ati, kurikulum program studi di FE sendiri diarahkan pada kurikulum standar nasional pendidikan tinggi berbasis kerangka kualifikasi nasional Indonesia, yang mengacu pada Perpres No. 8 Tahun 2012. Dimana kerangka acuan kurikulum diarahkan pada standar kopetensi lulusan dan capaian pembelajaran.
Redesain kurikulum KKNI merupakan kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang menyandingkan dan mengintregasikan bidang pendidikan, bidang pelatihan kerja, serta pengalam kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja, sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.
Sementara itu, Ketua Prodi Manajemen, Elin Herlina, S.Pd., M.M., menambahkan, lokakarya kurikulum ini diselenggarakan untuk memicu kreatifitas, serta respon bagi para dosen di lingkungan FE Unigal.
Bahkan, diharapkan para pengajar untuk senantiasa adaptif terhadap tantangan ke depan perubahan dan pencapaian visi misi program studi, fakultas dan Universitas Galuh.
“Sharing pengetahuan ini bukan sekedar mengikuti kurikulum berbasis KKNI saja, tetapi kita juga harus meningkatkan kelembagaan dan pengelolaan fakultas lebih berorientasi pada visi dan misi, serta outcome,” terangnya.
Pihaknya juga sangat optimis, ke depan lulusan FE Unigal Ciamis mampu bersaing tidak hanya diterima dan diakui di pemerintah, swasta nasional dan wirausaha saja, namun juga mendapat pengakuan bekerja di lintas negara.
“Untuk lokakarya kurikulum selalu diselenggarakan oleh fakultas secara rutin. Tujuannya supaya kita dapat sharing pengalaman pribadi antar dosen dalam penguatan proses belajar mengajar, sehingga menghasilkan kompetensi lulusan,” tandas Elin. (Heri/R3/HR-Online)