Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pada musim kemarau panjang yang terjadi di wilayah Pangandaran dan sekitarnya membuat biota laut berupa ubur-ubur banyak yang menepi ke bibir pantai. Sehingga, masyarakat dihimbau untuk waspada dengan adanya ubur-ubur agar tidak mengambilnya.
Menurut Sekretaris Balawista Pangandaran, Asep, banyaknya ubur-ubur yang menepi ke bibir pantai perlu adanya penanganan lebih lanjut demi memberikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Pasalnya, jika ubur-ubur diambil oleh pengunjung dapat memberikan dampak buruk, seperti sesak nafas.
“Kalau musim kemarau air di tengah laut dingin, makanya ubur-ubur menepi. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, kita harap Pemkab Pangandaran bisa menerbitkan regulasi penanganannya, baik melalui Perbup atau Surat Edaran,” katanya.
Apabila ubur-ubur tidak segera disikapi, lanjut Asep, ia khawatir wisatwan terkena dampak buruk ubur-ubur. Sementara untuk nelayan yang menemukan ubur-ubur untuk segera menguburkannya di darat guna meminimalisir dampak buruk wisatawan.
“Wilayah yang banyak ubur-uburnya itu di Pantai Timur Pangandaran dan Pantai Batukaras,” tutupnya. (Ceng2/R6/HR-Online)