Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita PangandaranAda Kesalahan pada Biodata Bakal Caleg, KPU Pangandaran Dinilai Teledor

Ada Kesalahan pada Biodata Bakal Caleg, KPU Pangandaran Dinilai Teledor

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran, mendapat sorotan dari sejumlah pihak. Pasalnya, pada biodata bakal Caleg dalam rekap DCS terdapat banyak kesalahan penulisan gelar akademik dan alamat bakal Caleg. KPU pun dalam hal ini dinilai teledor dan tidak telilti.

Koordinator Koalisi Masyarakat Sipil Pangandaran (KMSP), Anton Rahanto, mengatakan, meski kesalahannya hanya pada penulisan gelar dan alamat, namun apabila tidak cepat dikoreksi bisa merugikan Caleg ketika nanti sudah ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT).

“Kami minta KPU bekerja secara professional. Bekerjalah secara telilti dan jangan anggap enteng pekerjaan. Perlu diingat bahwa dalam Pemilu ini para Caleg akan berlomba mendapat persepsi baik dari calon pemilih. Apabila biodatanya dianggap janggal, karena terjadi kesalahan penulisan yang dilakukan KPU, calon pemilih bisa mempersepsikan buruk terhadap Caleg tersebut,” katanya, kepada HR Online, Minggu (12/08/2018).

Kalau itu terjadi, lanjut Anton, jelas akan merugikan Caleg. Apalagi kesalahan itu bukan dari keteledoran Caleg, tetapi akibat kesalahan dari KPU. “Kami mengingatkan KPU untuk ekstra hati-hati dalam merekap data yang akan ekspos ke publik. Harus dipastikan bahwa data itu valid sebelum disampaikan ke publik. Apalagi saat ini tengah masa uji publik. Kesalahan itu bisa berpotensi merusak reputasi bakal Caleg ketika mendapat penilaian dari masyarakat,” ungkapnya.

Berdasarkan data rekap DCS Caleg DPRD Kabupaten Pangandaran yang dikeluarkan KPU, diketahui terdapat sejumlah kesalahan pada penulisan kolom biodata. Misalnya, pada data Caleg dapil 2 Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Mangunjaya dari Partai Golkar atas nama Enceng Dasrso Effendy, BA. Pada biodata tertulis beralamat di Dusun Karanghonje, RT 018/RW 007 Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang. Tetapi pada isian domisili tercatat di Kecamatan Parigi.

Kesalahan yang sama terjadi pada penulisan Caleg di Dapil 3 Partai Nasdem. Tertulis pada nama Adad Muslim Aziz, S.Pd.I. Tetapi pada isian kolom pendidikan terakhir tertulis SLTA.

Sedangkan di Dapil 5 Partai PAN atas nama Ade Sumartini tidak dicantumkan gelarnya. Padahal, saat dia mendaftar melampirkan Ijazah Strata I. Begitupun pada rekap Caleg di Dapil 2 atas nama Drs Kholid dari PAN tertulis pada isian kolom beralamat di Dusun Kersaratu RT 028 RW 007 Desa Sindangjaya Kecamatan Padaherang. Padahal seharusnya alamatnya di Kecamatan Mangunjaya.

 

Dihubungi terpisah, Caleg Partai Nasdem, Adad Muslim Aziz, membenarkan bahwa pada rekap DCS terdapat kesalahan penulisan pada biodatanya. Dia mengaku pada saat pendaftaran ke KPU dirinya melampirkan ijazah Strata 1. “Memang benar pada nama saya tertulis Adad Muslim Aziz, SPd.I. Tetapi aneh pada kolom riwayat pendidikan tertulis ijasah terakhir SLTA,” ujarnya, Minggu (12/08/2018).

Adad pun meminta KPU segera memperbaiki kesalahan tersebut. Dia khawatir apabila tidak diperbaiki dapat merugikan dirinya ketika data DCS tersebut sudah menyebar di masyarakat. “Jelas itu sangat merugikan. Karena bisa saja imbas dari kesalahan itu dipersepsikan kekeliruan dari bakal Caleg. Padahal itu jelas kesalahan KPU,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran, Wiyono Budi Santosa, mengatakan, pihaknya akan menampung seluruh masukan dari masyakarat. Menurutnya, kesalahan itu masih bisa diperbaiki karena saat ini masih dalam tahap DCS.

“Setelah data DCS dikeluarkan, kita akan serahkan datanya ke seluruh parpol untuk dilakukan koreksi dan apabila ada kesalahan untuk diperbaiki. Hal itu sudah disepakati dengan pihak LO. Jadi, tidak perlu khawatir, karena tahapan DCS dipergunakan untuk koreksi, termasuk mengkoreksi pada data biodata bakal Caleg,” ujarnya saat dihubungi via pesan whatsapp, Minggu (12/08/2018). (Ceng2/R2/HR-Online)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...