Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pasca aksi tutup 1000 lubang di jalan inspeksi yang terletak di Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis beberapa waktu lalu, ratusan pemuda, mahasiswa serta masyarakat Lakbok bakal kembali menggelar aksi sebagai bentuk desakan agar Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWSC) menerima tuntutan perbaikan jalan.
Koordinator aksi, Nasiran, mengatakan, para pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Lakbok Jaya dan Perserikatan Mahasiswa Lakbok Jaya (Persmalaya) akan terus memperjuangkan keadilan kepada pihak-pihak berwenang yang berkaitan dengan kondisi Lakbok, salah satunya soal jalan inspeksi yang kewenangannya berada di BBWS Citanduy.
“Setelah kita aksi kemarin, kita lanjutkan besok pada Kamis (26/07/2018) bersama ratusan pemuda, mahasiswa dan warga Lakbok ke BBWS Citanduy. Aksi tersebut bukan tanpa alasan, namun sudah terlalu lama jalan yang melintas dari Banjar hingga ke Manganti yang berada di wilayah Lakbok rusak parah. Kondisi tersebut tentu sangat mengganggu perekonomian masyarakat maupun pengguna jalan,” tegas Nasiran yang juga akrab dipanggil Markum kepada HR Online, Senin (23/07/2018).
Melihat wilayah Kecamatan Lakbok yang merupakan Lumbung Padi di Kabupaten Ciamis, lanjut Markum, para pemuda dan mahasiswa serta masyarakat secara serentak akan terus memperjuangkan hak masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pertanian, baik dari infrastruktur jalan maupun irigasi yang kewenangannya di BBWS Citanduy.
“Kondisi infrastruktur jalan, irigasi maupun infrastruktur pertanian lainnya yang rusak perlu menjadi perhatian bersama. Sebab infrastruktur ini sangat penting bagi masyarakat. Saya yakin masyarakat membayar pajak kepada Negara, dan saat inilah kita meminta hak kita agar jalan inspeksi segera diperbaiki,” ujarnya.
“Selain itu, revitalisasi irigasi juga kita perjuangkan agar pertanian di Lakbok lebih maksimal. Jika tuntutan kita nantinya tidak dipenuhi, maka kami akan terus menggelar aksi yang lebih besar ke pihak-pihak terkait, baik BBWS Citanduy maupun Pemkab Ciamis,” pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun HR Online, estimasi massa aksi yang bakal mendatangi BBWS Citanduy sekitar 500 orang dari berbagai elemen, baik pemuda, mahasiswa maupun masyarakat. (Muhafid/R6/HR-Online)