Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebuah rumah milik Sumini (50), warga Dusun Sidaharja, RT 10/03, Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dilalap si jago merah sekitar pukul 21.45 WIB, Sabtu (21/07/2018).
Berdasarkan informasi yang diterima HR Online, penyebab kebakaran rumah tersebut tidak diketahui dari mana sumbernya. Pasalnya, warga sekitar tiba-tiba api sudah berkobar dan semakin membesar, bahkan sulit dipadamkan.
Hendra, salah satu warga, mengatakan, kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Pada saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak ada di rumah, diketahui sedang pergi nonton hiburan di sebuah acara hajatan.
“Kami hanya tahu api tiba-tiba sudah besar dan semua bagian rumah sudah hangus terbakar. Selain itu, api juga tidak tahu dari mana sumbernya,” jelas Hendra kepada HR Online, Minggu (22/07/2018).
Dikonfirmasi kejadian tersebut, Kepala Desa Sidaharja, Haris Munandar, membenarkan kejadian tersebut menimpa salah satu warganya. Pihaknya juga belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
“Semalam warga maupun pemilik rumah tidak ada yang mengetahui sumber api berasal. Saat kami tanya ke pemiliknya, saat sebelum ditinggal pergi menonton, dirinya memastikan tidak ada sumber api yang menyala di rumahnya. Kemungkinan terjadi karena adanya arus pendek,” katanya saat dihubungi HR Online.
Haris menjelaskan, kejadian terbakarnya rumah milik warga nya tersebut diketahui oleh para tetangganya sekitar pukul 21.45 WIB. Saat itu, kata ia, warga melihat api sudah membesar dan susah untuk di padamkan. Karena kejadian ini, semua bangunan rumah dan isinya hangus tidak tersisa.
“Kerugian belum bisa diketahui secara rinci, namun untuk pemilik rumah saat ini tinggal di rumah saudaranya,” katanya.
Tidak siapnya mobil pemadam kebakaran yang siap siaga di wilayah eks Kwadanan Banjarsari membuat setiap kejadian kebakaran di wilayah tersebut jarang bisa terselamatkan. Warga pun berharap, Pemerintah Kabupaten Ciamis mau mendengar untuk menyiapkan Damkar di wilayah Banjarsari. Bahkan keinginan warga tersebut sudah diharapkan sejak puluhan tahun silam. Namun sayang Pemkab Ciamis selama ini tak pernah mauendengar apa harapan dari warga eks kwadanan Banjarsari tersebut. (Suherman/R6/HR-Online)