Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Ratusan petani di wilayah Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, menggelar kegiatan “gropyokan” atau memburu hama tikus secara beramai-ramai. Pasalnya, hama tikus tersebut belakangan ini menyerang tanaman padi milik mereka.
Rosadi, anggota Kelompok Tani Hanjuang Tiga, Desa Kertahayu, ketika ditemui Koran HR, Senin (14/05/2018) lalu, mengatakan, kegiatan gropyokan tersebut bertujuan untuk antisipasi serangan hama tikus yang sudah mulai mengganyang tanaman padi milik petani.
“Karena serangan tikus sudah mulai terlihat, maka kami bersama anggota kelompok tani lainnya bersepakat untuk melakukan pemburuan tikus dengan cara diempos. Harapan kami dengan adanya kegiatan seperti ini, serangan hama tikus yang mulai datang bisa terkendali,” katanya.
Senada dengan itu, Kusnadi, petani asal Bojongnangka, ketika ditemui Koran HR, menuturkan, kegiatan pemburuan hama tikus tersebut merupakan salah satu upaya petani untuk mencegah terjadinya gagal panen.
“Kami sepakat untuk melakukan pemburuan hama tikus yang sudah mulai menyerang tanaman padi. Pemburuan tikus ini adalah kegiatan yang kedua di dua tahun musim tanam. Tahun kemarin kami melakukan pemburuan tikus dengan cara yang sama, yaitu menggunakan empos di lokasi pertanian yang ada di komplek Citalahab,” katanya.
Menurut Kusnadi, sebelumnya upaya tersebut membuahkan hasil. Petani berhasil menangkap ratusan ekor tikus. Setelah itu, petani pun bisa panen. Kali ini, upaya serupa dilakukan lagi di Komplek Bojongnangka.
“harapannya tentu sama, agar hama tikus yang menyerang bisa terkendali dan petani bisa kembali panen,” katanya.
Dari pantauan Koran HR, puluhan petani dari Kelompok Tani Hanjuang Tiga melakukan pemburuan hama tikus didampingi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Pamarican.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pamarican, Ani Alviah, ketika ditemui Koran HR, Senin (14/05/2018), mengatakan, kegiatan pemburuan hama tikus tersebut dilakukan berdasarkan permohonan dari kelompok tani.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan antisipasi yang dilakukan oleh para petani, dimana belakangan ini petani mengeluhkan adanya serangan hama tikus yang mulai datang dan merusak tanaman padi milik mereka. Kami dari BPP saat ini memberikan bantuan kepada petani berupa obat dan peralatan empos secara cuma-cuma,” katanya. (Suherman/Koran HR)