Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kabupaten Pangandaran sebagai salah satu daerah yang baru di Jawa Barat diketahui sangat membutuhkan banyak pegawai. Tercatat, saat ini jumlah ASN di Pangandaran mencapai 3.525, sedangkan idealnya mencapai sekitar 8 ribu ASN.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Muhlis, mengatakan, bahwa meskipun saat ini jauh dari ideal, keberadaan ASN di Pangandaran tersebut sesuai dengan kemampuan anggaran yang dimiliki Pemkab Pangandaran serta aturan yang ada.
“Kita sudah ajukan kebutuhan pegawai ke Kemenpan RB di Jakarta dan sampai saat ini masih proses,” kata Muhlis kepada Koran HR, Selasa (15/04/2018).
Muhlis menuturkan, jumlah kebutuhan ASN yang diajukan ke Kemepan RB tersebut dari Pangandaran sebanyak 650. Hal itu sesuai dengan anggaran yang disesuaikan anggaran belanja pegawai sebanyak 32,24 persen.
Jumlah 650 kuota untuk ASN tersebut, kata Muhlis, di antaranya 250 untuk di bidang pendidikan, 200 di bidang kesehatan dan sisanya untuk dinas lain yang membutuhkan pegawai.
“Semoga rekrutmen CPNS di Pangandaran bisa dilaksanakan setelah habis lebaran, sekitar bulan Juni-Juli 2018. Kita himbau kepada masyarakat untuk tidak tergiur dengan berbagai iming-iming yang bisa memuluskan lolos CPNS. Akan tetapi kami harap masyarakat langsung saja datang ke BKD untuk informasi yang lebih rinci dan lebih terpercaya. Kita juga terbuka untuk informasi soal ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian BKD Pangandaran, Supendi, menjelaskan, bahwa saat ini terdapat sebanyak 148 pegawai yang pensiun dan didominasi dari guru di Dinas Pendidikan. Selain itu, ada juga guru yang mengajukan pensiun dini sesuai dengan permintaan pribadi.
“Jadi sangat wajar bila kita membutuhkan pegawai karena memang sudah seharusnya pegawai kita ditambah,” singkatnya. (Ntang/Koran HR)