Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, menyebutkan bahwa untuk merealisasikan tagline Pangandaran Hebat tidak semudah yang dibayangkan. Pasalnya, Pangandaran yang merupakan daerah otonom baru (DOB) tertantang untuk mengejar kabupaten/kota lain yang sudah lama berdiri.
Menurutnya, saat ini Pangandaran yang sudah mendapatkan WTP dalam pengelolaan keuangan, Ketua Kader PKK terbaik se Provinsi Jawa Barat, inovasi layanan masyarakat Lumbung Gizi Desa (Bugiza), dan terbaik pertama se Jawa Barat dalam penyaluran Dana Desa (DD). Dalam hal DD ini, Jeje harap bukan hanya menyerap anggaran saja, tetapi lebih pada ketepatan sasaran penggunaannya.
“Tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menerima 3 penghargaan di tingkat Provinsi Jabar, yakni Ketua Kader PKK terbaik, Bugiza, serta penyalur DD terbaik se Jabar. Maka dari itu, kita terus bekerja dengan baik. Masalah hasil itu sebagai motivasi dan nanti kita umumkan pada HUT Pangandaran di bulan Oktober 2018,” kata Jeje belum lama ini.
Selama perjalanan 2 tahun ini, kata Jeje, pihaknya fokus pada persoalan prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan penataan kawasan wisata. Harapannya, pada tataran SKPD harus sejalan dan tidak terpaku pada soal anggaran saja, tetapi harus bisa fokus pada kewenangannya agar apa yang menjadi skala prioritas dinas bisa maksimal sesuai tupoksinya.
“Apabila SKPD prioritaskan persoalan tertentu dan terhambat karena anggaran, maka kepala dinas harus bisa mencari solusi, salah satunya bisa minta bantuan ke Provinsi ataupun pemerintah pusat,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)