Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Dalam rangka membentuk generasi yang unggul, cerdas, terampil serta berakhlak Qur’ani sesuai ajaran Islam, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nida-Ul Iman Lingkungan Lemburbalong, RT 03, RW 08, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, berkomitmen mewujudkan hal tersebut dengan dengan menerima peserta didik baru di tahun 2018 ini.
Dengan berbagai fasilitas yang sudah ada, seperti ruang belajar yang nyaman, arena bermain in door, alat peraga edukatif serta bus antar jemput siswa, proses belajar dan bermain anak usia dini bisa lebih efektif dalam menyerap pengetahuan sebagaimana tujuan dari PAUD ini.
Siti Maryamah, Kepala PAUD Nida-Ul Iman, menjelaskan, penyelenggaraan PAUD yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Hikam ini sudah berlangsung hampir satu tahun dengan jumlah peserta didik sampai saat ini mencapai 15 anak. Melalui konsep pendidikan berbasis tahfidz (menghafal) Al Qur’an, pihaknya sudah menyiapkan para pengajar profesional dan kompeten dalam bidang agama.
“Alhamdulillah secara perlahan lembaga pendidikan ini terus meningkatkan pendidikannya maupun fasilitasnya. Tentunya ini sebagai sarana pendukung agar proses belajar anak bisa berjalan dengan baik dan tujuannya pun bisa tercapai,” kata Siti kepada Koran HR, Senin (26/03/2018).
Ia menargetkan, peserta didik yang mengenyam pendidikan di lembaganya tersebut mampu menghafal Juz Amma, hafal do’a sehari-hari, mampu melaksanakan ibadah sesuai tuntunan, mampu menulis, membaca dan menghitung dasar serta mengenal baca tulis Al Qur’an.
“Ini sudah menjadi tujuan kami untuk mencetak generasi Islami sejak dini. Makanya sejak awal pula anak itu harus diajarkan yang benar agar ke depannya bisa sesuai ajaran Islam,” imbuhnya.
Sementara itu, Riswandi, koordinator PAUD Nida-Ul Iman, mengatakan, sejauh ini penyelenggaraan PAUD-nya tersebut mendapatkan respon cukup baik dari masyarakat, terutama bagi orang tua yang memiliki kesibukan dalam pekerjaan, seperti halnya dokter, pekerja kantor maupun sebagainya. Dengan fasilitas antar jemput serta pendidikan yang sesuai ajaran Islam, maka lembaganya pun mendapatkan respon positif dari masyarakat.
“Biasanya anak-anak PAUD harus diantar oleh orangtuanya dan ditemani mulai dari berangkat ke sekolah hingga pulangnya. Namun di sini kita sudah siapkan bis untuk antar jemput. Selain itu, pendidik di sini 1 orang mendampingi 5 orang anak agar lebih efektif. Selanjutnya, di tahun ajaran baru ini kita menargetkan 20 siswa sesuai dengan tenaga pengajar yang ada,” tuturnya.
Jika respon pendaftar hingga Juli 2018 nanti melebihi target, lanjut Riswandi, pihaknya akan berusaha untuk menambah lagi tenaga pendidik, yang tentunya sudah profesional dan menguasai serta fasih melantunkan ayat-ayat suci Al Qur’an. Pasalnya, dengan pendidik yang berkualitas, akan berdampak besar sekali terhadap kualitas anak dalam memahami Al Qur’an.
Riswandi merinci, untuk masuk ke lembaganya tersebut pendaftar dikenai administrasi sebesar Rp. 100 ribu, SPP perbulan sebesar Rp. 300 ribu serta uang seragam mulai dari Rp. 250 ribu hingga Rp. 300 ribu.
“Tentunya ini sebanding dengan fasilitas dan pendidikan yang diberikan kepada anak. Selain itu, untuk wilayah kita prioritaskan wilayah perkotaan Banjar yang memang bisa diakses untuk penjemputan siswa itu sendiri. Mudah-mudahan saja melalui pendidikan ini anak-anak kita bisa lebih cinta Al Qur’an serta bisa mengamalkannya sebagaiman tuntunan agama Islam,” pungkasnya. (Muhafid/Koran HR)