Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Tenaga guru honorer SMA/SMK sederajat di Kota Banjar, Jawa Barat, saat ini tengah dilanda keresahan. Pasalnya, terhitung sejak bulan Januari sampai Maret 2018 mereka belum menerima gaji yang menjadi haknya.
Seperti diungkapkan salah seorang guru honorer di sebuah SMK di Kota Banjar, Aam Alamsyah, kepada HR Online, Kamis (05/04/2018), bahwa pengelolaan SMK sudah memasuki tahun kedua diambil oleh provinsi. Tapi kendala klasik tetap saja terjadi, yaitu menunggaknya pembayaran honorarium bagi tenaga guru honorer.
“Kami resah, sudah 3 bulan ini belum juga menerima pencairan gaji. Mestinya pemprov memahami kondisi guru honorer yang menggantungkan hidupnya dengan mengajar. Ketika masih di bawah Pemkot Banjar, kita di awal tahun selalu cair,” terangnya.
Aam berharap, pemprov bisa mengerti kondisi para honorer, dan hak yang seharusnya diterima tak berlarut-larut lama. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan para guru honorer menuntut haknya dengan cara demo.
Keluhan senada dikatakan Acep, tenaga honorer di bagian TU SMK lainnya. Menurut dia, dengan tertundanya pembayaran honor hingga berbulan-bulan, tentu menjadi sebuah kesulitan bagi para guru honorer dalam memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Semoga saja permasalahan atau kendala yang ada atas peralihan pengelolaan di provinsi segera tertangani, dan semoga saja di akhir April nanti honor kami bisa cair,” harapnya. (Nanks/R3/HR-Online)