Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Awal terungkapnya kasus pencabulan sesama jenis dengan korban 10 bocah laki-laki yang masih duduk di bangku SD dan SMP di Desa/Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ternyata dari sebuah kejadian yang sangat menggelitik. Kejadian itu terjadi ketika salah satu korban yang masih duduk di bangku SD mandi bersama ibunya. Dengan polosnya, korban saat itu meminta kepada ibunya untuk mengoral kemaluannya.
Ketika mendengar permintaan aneh dari anaknya, sontak membuat ibunya kaget. Dari kejadian itu kemudian terungkap bahwa anaknya pernah menjadi korban pencabulan sesama jenis. “Setelah ibunya meminta kepada anaknya untuk berterus terang, akhirnya dia mengaku pernah menjadi korban pencabulan sesama jenis dengan pelaku seorang pemuda berinisial A (23),” kata Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto, kepada awak media, Kamis (05/04/2018).
Setelah mendapat pengakuan yang mengagetkan tersebut, tambah Hendra, kemudian orangtua korban melaporkan kejadian yang menimpa anaknya kepada salah seorang tokoh setempat.
“Setelah kejadian itu sempat digelar kumpulan yang dihadiri para tokoh setempat. Dari pertemuan itu akhirnya disepakati untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian,” ujarnya.
Setelah salah satu orangtua korban melakukan pengaduan ke pihak kepolisian, kata Hendra, kemudian beberapa hari kemudian datang lagi laporan dari orangtua lainnya yang melaporkan kasus dan pelaku yang sama. “Setelah kami melakukan pendalaman terhadap kasus ini, akhirnya terungkap bahwa korban tersangka A, tidak satu orang, melainkan ada 10 orang. Dan semua orangtua korban sudah melakukan pengaduan ke pihak kepolisian,” terangnya.
Sebelumnya, 10 bocah laki-laki yang masih duduk di bangku SD dan SMP di Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi korban pencabulan dan sodomi oleh seorang pemuda berinisial A (23), warga Dusun Cimanggu RT 02/RW 09 Desa Cisaga, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Parahnya, pelaku mencabuli 10 korbannya dilakukan di sebuah madrasah. (Bgj/R2/HR-Online)
Berita Terkait: Diiming-imingi Uang Rp. 2000, 10 Bocah di Ciamis Jadi Korban Cabul dan Sodomi