Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis mencatat 16 kasus HIV/AIDS kembali ditemukan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dalam rentang waktu tiga bulan terakhir atau dari bulan Januari sampai Maret 2018.
Dari 16 kasus tersebut, diantaranya 9 orang dinyatakan positif AIDS dan 7 orang orang dinyatakan positif HIV. Selain itu, dari jumlah kasus tersebut, penderita banyak ditemukan dari komunitas Lelaki Suka Lelaki (LSL).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Engkan Iskandar, didampingi Pengelola Program HIV/AIDS Dinkes Ciamis, Nova Dahliana, mengatakan, trend penularan HIV/AIDS pada tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni terjadi peningkatan di komunitas Lelaki Suka Lelaki (LSL).
“Soal peningkatan penderita HIV/AIDS di komunitas LSL, tidak hanya terjadi di Kabupaten Ciamis saja, tetapi hampir di seluruh daerah di Indonesia menunjukan data yang sama,” ujarnya, kepada Koran HR, Selasa (10/04/2018).
Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, pada tahun 2017, ditemukan sebanyak 37 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Ciamis. Sedangkan tahun 2016 tercatat 41 kasus, tahun 2015 tercatat 38 kasus dan tahun 2014 tercatat 39 kasus.
Apabila dihitung dari tahun 2001 sampai tahun 2017, sudah ditemukan sebanyak 337 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Ciamis. Namun, dari hasil validasi data terakhir, jumlah kasus yang ditemukan sebanyak 337 tersebut, diketahui sebanyak 202 kasus yang penderitanya merupakan warga Kabupaten Ciamis. Sementara sisanya atau sebanyak 135 orang merupakan warga dari luar daerah.
Adanya data 135 penderita HIV/AIDS dari luar daerah tercatat di Dinas Kesehatan Ciamis, karena pada tahun 2001 sampai 2013 wilayah Kabupaten Pangandaran masih bagian dari Kabupaten Ciamis. Selain itu, ada juga penderita dari daerah lain yang saat diketahui menderita penyakit HIV/AIDS saat diperiksa di rumah sakit atau klinik yang berada di wilayah Kabupaten Ciamis. (Bgj/Koran-HR)