Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Potensi penyebaran virus HIV/AIDS di Kabupaten Pangandaran cukup tinggi. Selain sebagai daerah tujuan banyak orang, sesuai hasil tes HIV/AIDS yang dilakukan akhir-akhir ini tercatat sekitar 66 orang terinfeksi HIV.
Menurut Kepala Bidang Penanganan dan Pengendalian Penyakit (P2PL) Dinas Kesehatan Pangandaran, Yadi Sukmayadi, guna menanggulangi dan mengantisipasi penularan HIV/AIDS, pihaknya terus menggenjot pemeriksaan dan penyuluhan kepada masyarakat Pangandaran.
“Sebagaimana hasil pemeriksaan, tercatat kasus HIV Pangandaran ada sebanyak 66 jiwa yang sebelumnya 54 jiwa. Sementara yang rutin melakukan pengobatan sebanyak 33 orang,” ungkap Yadi, Jum’at (23/03/2018).
Adapun 21 orang yang belum melakukan pengobatan, lanjut Yadi, diprediksi bukan berasal dari Kabupaten Pangandaran. Sementara itu, sudah beberapa kali pihaknya menggelar pemeriksaan massal yang dilakukan secara terbuka. Dengan begitu, yang menjadi peserta pun bukan hanya berasal dari Kabupaten Pangandaran saja, akan tetapi dari luar pun turut ikut melakukan pemeriksaan.
“Kami bersama NGO dan LSM setelah melaksanakan pemeriksaan kepada 353 orang, 12 di antaranya terinfeksi HIV. Maka dari itu, kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjauhi hal-hal yang beresiko terhadap penularan HIV/AIDS,” pungkasnya. (Mad2/R6/HR-Online)