Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Warga Desa Sandingtaman, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, meminta pemerintah daerah membangun fasilitas tembok penahan tebing (TPT) jalan di Blok Karoya. Pasalnya, akibat tanah di wilayah itu labil, tebing jalan ambruk dan menyebabkan bahun jalan menyempit.
Jali (32), warga Panjalu, ketika ditemui Koran HR, Senin (12/03(12/03/2018), mengaku khawatir jika kerusakan pada tebing jalan tersebut tidak segera ditangani. Jika demikian, dia memastikan akses jalan tersebut lama-lama akan menyempit.
“Saya tidak tahu pasti kapan tebing jalan itu ambruk. Tapi saya menduga hal itu terjadi karena konstruksi tanah yang labil, apalagi di bawahnya terdapat saluran air,” katanya.
Senada dengan itu, Dadi, warga lainnya, menilai, kerusakan bahu atau tebing jalan tersebut juga disebabkan karena banyak kendaraan bermuatan berat melintas di jalur itu. Menurut dia, untuk menghindari kerusakan lebih parah, pemerintah harus segera membangun TPT.
Kepala Desa Sandingtaman, Tatang Rohendi, ketika dihubungi Koran HR, Senin (12/03ketika dihubungi Koran HR, Senin (12/03/2018), membenarkan kerusakan tebing jalan yang terjadi di wilayahnya.
“Tebing jalan Blok Karoya ambruk lima hari lalu. Penyebabnya karena intensitas hujan yang mengguyur wilayah ter intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut,” katanya.
Tatang menuturkan, warga sudah mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang menimpa pengguna jalan dengan cara memasang pembatas dari bambu.
“Ini mungkin saja terjadi karena jalur itu ramai dilalui kendaraan berat. Tapi kejadian ini sudah kami laporkan kepada pihak kecamatan. Kami juga berharap segera dibangun TPT,” katanya. (Dji/Koran HR)