Berita Pangandaran, (haraprakyat.com),- Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, menghimbau kepada kader Partai Golkar untuk kembali ke falsafah ideologi partai, yakni karya kekaryaan dalam menghadapi era demokrasi dan kebebasan HAM. Hal ini agar tidak terlibas oleh perkembangan zaman.
Seperti yang disampaikannya dalam sosialisasi empat pilar di Islamic Center Cijulang pada Selasa (20/03/2018), Agun menjelaskan doktrin tersebut merupakan embrio kelahiran Golkar tahun 1964 yang mana sesuai konsepsi NKRI, dasar Pancasila, Undang-undang 1945, dan Bhineka Tunggal Ika.
“Jika falsafah kenegaraan menjadi pedoman dalam kehidupan, maka ketenteraman dan kesejahteraan masyarakat akan terwujud,” kata Agun.
Banyaknya fenomena yang terjadi di era demokrasi dan perjuangan HAM serta masuknya transaksi keterbukaan asing, lanjut Agun, dikhawatirkan membuka peluang masuknya ideologi asing yang mana melalui berbagai cara. Karena itu, ia berpesan kepada masyarakat, khususnya kader Golkar, untuk tidak merusak budaya, terlebih kearifan lokal yang harus dijunjung tinggi.
“Kami harap masyarakat dan warga yang berada pada geografis daerah berkembang jangan hanya jadi kuli, tetapi kita harus berfikir bagaimana menjadi pemilik yang produktif dan menciptakan kreatifitas sendiri,” pungkas Agun. (Mad/R6/HR-Online)