Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- WPS di Batu Hiu, Kabupaten Pangandaran melakukan tes HIV/AIDS dan penyakit kelamin. Kegiatan rutin yang dilakukan Dinas Kesehatan dan Yayasan Matahati tersebut diikuti oleh puluhan WPS.
Menurut Fasilitator Program Yayasan Matahati Kabupaten Pangandaran, Aam Hamdan, bahwa pemeriksaan HIV/AIDS ini dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sekali.
“Pemeriksaan ini kami targetkan di lokasi populasi kunci, seperti warung remang, pengguna jarum suntik, LSL maupun waria,” kata Aam.
Selain pemeriksaan HIV/AIDS, lanjut Aam, para peserta juga menjalani pemeriksaan penyakit kelamin menular seperti dengan cara pengambilan cairan vagina. Hal ini untuk memastikan apakah WPS tersebut terkena gonorhoe atau tidak.
Sementara menurut tim pengelola program HIV/AIDS dari Dinas Kesehatan Pangandaran, Atang Priatna, bahwa tingkat kesadaran WPS khususnya di Batu Hiu untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya mengalami peningkatan. Sebab, mereka menyadari melakukan aktivitas di tempat yang beresiko.
Ia menyebutkan, dalam pemeriksaan ini tidak ada unsur pemaksaan kepada para peserta. Meski begitu, WPS yang tidak mau melakukan pemeriksaan akan mendapatkan sanksi sosial dari rekan seprofesinya, yakni tidak diperkenankan melakukan aktivitas tersebut. (Mad2/R6/HR-Online)