Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat sebagian areal pesawahan di Kabupaten Pangandaran sampai sampai saat ini belum bisa ditanami setelah bencana banjir yang melanda di sawah para petani. Meskipun banjir tersebut sempat berangsur surut, namun para petani masih menunggu waktu yang tepat untuk menanam padi.
Wiryono, salah satu petani, mengatakan, sawah miliknya di Blok Liposos itu hingga saat ini belum bisa ditanami padi karena masih terendam banjir dan intensitas airnya masih tinggi.
“Tadinya beberapa minggu lalu di sini sudah berangsur surut airnya. Namun karena kondisi cuacanya tidak menentu dan hujan turun, makanya banjir menerjang lagi,” kata Wiryono kepada Koran HR, Senin (12/03/2018).
Wawan petani lainnya juga mengatakan hal senada. Menurutnya, karena kondisi ini para petani yang terdampak banjir bersepakat untuk menunda proses tanam padi yang seharusnya saat ini dilakukan. Bukan tanpa alasan, sawah yang menjadi langganan banjir tersebut saat ini dikhawatirkan akan terjadi lagi karena kondisi cuaca belum stabil.
“Kita tunggu saja sampai cuacanya stabil dan banjir surut. Setelah itu baru kita melakukan tanam,” katanya.
Dari pantauan Koran HR, lokasi langganan banjir yang terletak di sebagian Desa Paledah Kecamatan Padaherang dan sebagian di Desa Tunggilis Kecamatan Kalipucang kondisinya masih terendam banjir. Dalam kondisi tersebut, sebagian kecil petani sudah melakukan tanam di areal sawahnya terdampak banjir tidak begitu parah. (Ntang/Koran HR)