Terjadinya hujan deras yang disertai angin kencang hingga menyebabkan ratusan rumah rusak karena tertimpa pohon besar di wilayah Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Rabu (21/03/2018). Sejumlah warga setempat mengaku panik saat peristiwa itu terjadi.
Paimin Toti (68), warga korban puting beliung di Dusun Sukarahayu, RT.01 RW.07, Desa Waringinsari, mengatakan, saat rumahnya tertimpa pohon dirinya sedang berada di dalam rumah. Saat itu pula ia terkejut dan gemetar.
“Terus terang pas waktu itu saya panik, Ya Allah beruntung saya bersama istri tidak terkena reruntuhan material bangunan. Alhamdulillah selamat. Ya cuma itu, banyak yang hancur mulai dari atap rumah rusak, tembok pada membelah, kaca pecah berhamburan dan kerusakan lainnya,” kata Toti kepada HR Online, Kamis (22/03/2018).
Senada dikatakan warga lingkungan setempat lain yang juga rumahna rusak, Titeu (42). Ia mengaku bengkelnya serta motor yang berada di dalam mengalami rusak akibat tertimpa pohon. Atas kejadian ini, ia merasa syok.
“Terus terang saya panik dan syok hingga lupa makan. Sampai saat ini juga masih terasa dan terbayang betapa besarnya musibah kemarin sore itu,” ujarnya.
Meskipun korban bencana alam tersebut sudah melakukan evakuasi, kata Titeu, namun ia berharap adanya perhatian pemerintah agar bisa memberikan bantuan.
Sementara itu, Sekmat Langensari, Jajat Sudrajat, mencatat berdasar hasil pendataan sementara di wilayah kecamatanya terdapat 632 rumah warga rusak ringan, sedang dan berat.
“Pagi ini kami bersama komponen lain membantu upaya evakuasi rumah tertimpa pohon di lokasi kejadian yang tersebar di wilayah desa/kelurahan yang ada di Langensari,” ucapnya. (Nanks/R6/HR-Online)