Kondisi libur Imlek di Pantai Pangandaran. Foto: Entang SR/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Libur Imlek 2018 dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke berbagai tempat wisata, seperti halnya ke Pangandaran. Selain menawarkan pantainya yang kini sudah bersih dari PKL, Pangandaran juga menawarkan lokasi wisata lain yang tidak kalah menariknya untuk dinikmati.
Dari pantauan HR Online, lalu lintas menuju kawasan wisata Pangandaran tampak begitu ramai oleh kendaraan dari luar daerah, seperti Jakarta, Badnung, Yogyakarta serta daerah lainnya. Sementara itu, di kawasan pantai juga masih menjadi primadona wisatawan saat ke Pangandaran.
Akbar, wisatawan asal Yogyakarta, mengatakan, dirinya beserta keluarga mengaku sengaja datang ke Pangandaran dalam kesempatan libur Imlek ini untuk menikmati Pantai Pangandaran yang kini sudah terbebas dari para pedagang.
“Saya sudah sering datang ke Pangandaran bersama keluarga, terutama pada saat liburan, ya setahun dua kali. Saya sangat kaget sekali kawasan pantai Pangandaran saat sudah bersih dari pedagang, ini sangat luar biasa sekali dan patut dicoba oleh wisatawan lain,” katanya kepada HR Online, Sabtu (17/02/2018).
Meski sudah cukup bagus penataan pantai tersebut, lanjut Akbar, namun ia harap lebih dipercantik lagi agar wisatawan semakin betah berwisata di Pangandaran.
Di lokasi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata, Undang Sobarudin, mengatakan, pada kesempatan libur Imlek ini pihaknya mengakui adanya peningkatan kunjungan dari waktu sebelumnya.
“Alhamdulillah wisatawan yang datang mengalami peningkatan dari hari-hari sebelumnya. Kita prediksi peningkatan jumlah pengunjung sampai waktu libur selesai,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan bahwa Pemerintah Pangandaran terus melakukan penataan di tahun 2018 ini. Pasca penertiban PKL di kawasan pantai yang kini ditempatkan di empat lokasi, Pemkab bertekad menjaga keasrian dan kealamian pantai Pangandaran.
“Dalam waktu dekat ini, sepanjang 50 sampai 100 meter akan diberikan penerangan sebanyak 100 titik di sepanjang pantai. Ini agar pada malam hari tidak gelap,” ujarnya. (Ntang/R6/HR-Online)