Jeje Wiradinata saat di sela-sela kegiatan SMK Kelautan Jakarta di Lapang Baru Prapat, Desa Pangandaran. Foto: Entang SR/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Jeje Wiradinata menyatakan kesiapannya untuk mundur dari beberapa jabatan yang masih melekat pada dirinya, yakni Ketua KUD Minasari Pangandaran dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pangandaran.
Pernyataan tersebut ia sampaikan di sela-sela kegiatan di SMK Kelautan Jakarta di Lapang Baru Prapat Desa Pangandaran. Menurut Jeje, bahwa dirinya saat ini sudah menjadi Bupati Pangandaran definitif dan perlu adanya regenerasi di dua lembaga tersebut.
“Sudah saatnya saya mundur dari jabatan yang saya pegang, dan jabatan tersebut sudah terlalu lama di KUD Minasari Pangandaran dan HNSI,” katanya kepada Koran HR, Selasa (20/02/2018).
Jeje menambahkan, di KUD Minasari Pangandaran sudah waktunya dipimpin oleh generasi yang siap membawa perubahan lebih baik lagi, apalagi dirinya sudah menjabat selama lima tahun dan sebentar lagi akan diadakan Rapat Anggaran Tahunan (RAT).
“Saya harap dengan ini akan muncul kader-kader terbaik, khususnya putra-putri nelayan yang siap mengelola KUD Minasari lebih baik lagi dan saya bisa lebih fokus mengurus pembangunan Pangandaran,” ujarnya.
Kaitannya dengan kondisi para nelayan saat ini, Jeje mengakui adanya peningkatan dalam urusan melanjutkan ke sekolah dan hanya beberapa persen saja yang melanjutkan ke sekolah jurusan bidang kenelayanan (kelautan, red). Jadi, tegas Jeje, generasi nelayan masih kurang dan perlu ditingkatkan lagi.
Menanggapi pernyataan tersebut, Alan Sarlan, salah satu pengurus KUD Minasari Pangandaran, mengungkapkan bahwa Jeje sudah menjabat KUD Minasari selama empat periode. Dengan adanya pernyataan tersebut, ia harap Jeje mengurungkan niatnya mundur dari jabatannya sebagai Ketua KUD Minasari.
“Saya harap Pak Jeje tidak mundur dari jabatannya di KUD Minasari. Soalnya, saya sudah ada perjanjian kalau beliau mundur, saya pun ikut mundur,” kata Alan kepada Koran HR. (Ntang/Koran HR)