harapanrakyat.com,- Dalam upaya membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengentaskan korupsi, Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) mengenalkan Taman Literasi Integritas (Tali), yakni salah satu program KPK dalam mengkampanyekan melawan korupsi melalui komunitas literasi di Indonesia.
Sebagai salah satu komunitas yang terpilih oleh KPK dari 40 komunitas literasi yang ada di Indonesia, YRBK terus melakukan kampanye literasi guna meminimalisir praktik korupsi sejak dini, dan mengajak masyarakat untuk aktif dalam meningkatkan budaya literasi di Kota Banjar.
Pada kesempatan rangkaian kegiatan memeriahkan HUT Kota Banjar ke-15, YRBK menggelar Diskusi Komunitas (Disko) bersama puluhan siswa, dosen dan penulis. Seperti penulis berbahasa Sunda, Atiq Naim, dan Dedeh Rohayati, salah satu Dosen FKIP Unigal. Dalam diskusi itu, mereka mengangkat tema meningkatkan budaya literasi dan menyemai integritad di level komunitas.
“Kita sangat bersyukur. Seiring berjalannya waktu, minat di bidang literasi semakin meningkat, apalagi support dari berbagai kalangan, seperti para penulis juga membuat kita semakin optimis dalam gerakan ini,” kata Siti Maroah, Ketua YRBK Kota Banjar, di sela-sela kegiatan Disko, Minggu (18/02/2017) lalu.
Tak hanya itu, sebagai bentuk dukungan terhadap Kota Banjar di bidang literasi, YRBK di HUT Banjar ke-15 ini bakal memberikan anugerah literasi 2018 ke berbagai kalangan, seperti siswa, guru, mahasiswa dan jurnalis.
“Mudah-mudahan para nominator penerima anugerah literasi 2018 ini semakin semangat dalam mengkampanyekan budaya literasi di Kota Banjar, demi kemajuan daerah tercinta kita ini. Apalagi saat ini usia Kota Banjar sudah menginjak umur yang ke-15, tentunya harus semakin maju,” tandas Siti Maroah.
Di lokasi yang sama, Dedeh, salah satu Dosen FKIP Unigal, mengatakan, sebagai salah satu orang yang hobi di dunia menulis, ia mengajak pegiat literasi untuk terus berkarya, termasuk karya bermuatan lokal. Namun, perlu juga mengangkat hal-hal yang lokal bisa ditularkan secara global. Salah satu caranya yaitu melalui literasi ini.
“Saya melihat Kota Banjar ini sudah cukup maju di bidang literasi. Buktinya komunitas ini sudah menjadi wakil pegiat literasi di level nasional, yakni agen literasi KPK,” kata Dedeh.
Pendiri YRBK, Sofian Munawar, mengaku dirinya sangat mengapreasiasi terhadap semua pegiatan literasi dengan berbagai caranya untuk membangun daerah. Khusus untuk diskusi kali ini, selain meningkatkan budaya baca, juga sekaligus mensosialisasikan tentang Tali yang dipromosikan KPK.
“Kata kuncinya adalah, sinergitas kita untuk meningkatkan kualitas tingkat budaya baca secara lebih massif. Mudah-mudahan nanti para penerima anugerah literasi semakin bersemangat bersama YRBK dalam kampanye ini,” harap Sofian.
Diketahui, YRBK bakal mengumumkan nominasi yang terpilih dalam Anugerah Literasi 2018 tingkat Kota Banjar pada puncak rangkaian acara HUT Kota Banjar ke-15, yang akan digelar YRBK pada tanggal 24 Februari 2018 mendatang. (Muhafid/Koran HR)